CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Jakarta, 4 Mei 2026 – Transformasi aset dunia nyata atau RWA semakin memberikan peluang perluasan diversifikasi aset bagi Investor. Bittime hadir dengan one-stop solution yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset-aset RWA dalam satu platform. Didukung keunggulan fitur IDR SWAP zero fee yang secara signifikan diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya masuk bagi pengguna baru.

Sebelumnya, industri aset kripto tengah mengalami transformasi fundamental, dan bergeser dari aset yang bersifat spekulatif menuju instrumen yang memiliki nilai riil melalui tokenisasi aset dunia nyata (RWA).

Selaras dengan ini, Indonesia menunjukkan langkah progresif dalam mengakui RWA sebagai kelas aset investasi yang sah. Di mana, pada tahun 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk divisi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) untuk mengawasi pengembangan aset keuangan digital, di mana tokenisasi RWA dikategorikan sebagai Backed Digital Financial Assets.

Langkah ini diperkuat dengan peluncuran regulatory sandbox melalui POJK 3/2024, yang memungkinkan pelaku industri RWA untuk beroperasi dalam kerangka hukum yang lebih jelas. Seiring dengan meningkatnya minat dari regulator maupun pelaku industri, RWA kini menjadi bagian penting dari agenda inovasi keuangan di Indonesia, sekaligus membuka peluang baru dalam mendorong inklusi investasi digital yang lebih luas.

Pergeseran pandangan industri aset kripto dari aset spekulatif menuju aset yang memiliki nilai nyata, serta meningkatnya kebutuhan investor terhadap instrumen yang lebih stabil, aset RWA dipandang sebagai solusi diversifikasi yang relevan di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

Di sisi lain, keunggulan utama dari aset-aset tokenisasi RWA ini terletak pada sistem kepemilikan fraksional (Fractional Ownership), yang memungkinkan setiap individu untuk memiliki aset dunia nyata (RWA) dengan jumlah yang sangat fleksibel.

Hal ini mendorong nilai likuiditas dan aksesibilitas 24/7 karena sifat terdesentralisasi yang dimiliki oleh aset tokenisasi RWA.

Selaras dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga mencatatkan minat pasar terhadap aset-aset berbasis RWA. Di mana, pada hari ini, 30 April 2026, tercatat aset kripto Tether ($USDT), Emas Tether ($XAUT), dan Silver ($SLVON) berada pada peringkat teratas pada aset perdagangan hari ini.

Chief Executive Officer (CEO) Bittime, Ryan Lymn  menjelaskan bahwa kondisi geopolitik global yang tidak menentu cenderung mendorong investor beralih ke aset-aset stabil sebagai diversifikasi lindung nilai. Karena itu, aset-aset stabil RWA menjadi pilihan yang relevan dengan kebutuhan investor saat ini.

“Aset stabil Real-World Assets (RWA) kini menjadi pilihan yang sangat relevan. Sebagai platform one-stop solution, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset global, termasuk USDT, Tether Gold (XAUT), dan saham AS Magnificent 7. Untuk semakin mendukung investor Indonesia, kami menghadirkan fitur IDR Swap 0 Fee yang memungkinkan konversi Rupiah ke aset kripto seperti USDT, BTC, dan XAUT secara lebih seamless, sekaligus memberikan kemudahan dan efisiensi biaya,” ujar Ryan.

Ia menambahkan, fitur ini diharapkan  dapat membantu pengguna mengonversi Rupiah ke $USDT dan aset lainnya tanpa biaya tambahan. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mulai berinvestasi hanya dengan Rp10.000.

Selain itu, guna meningkatkan pertumbuhan portofolio, pengguna baru juga bisa menggunakan fitur staking untuk mendapatkan hingga 10% APY. Dengan begitu, investor dengan risiko investasi jangka panjang dapat mengamankan portofolio, sekaligus meningkatkan nilai investasi aset RWA nya.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Bittime menilai penguatan ekosistem aset kripto Indonesia perlu didukung keseimbangan antara regulasi, inovasi, dan perlindungan konsumen. Melalui Bittime Futures, Bittime menghadirkan pilihan perdagangan derivatif sebagai bagian dari ekosistem Spot, Staking,…

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Memasuki tiga tahun operasional, LRT Jabodebek memperingatinya dengan kegiatan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Pada Jumat (28/8), sebanyak 123 pohon Pule ditanam di 10 stasiun, sementara kegiatan donor…

    You Missed

    Historic vote completes Australia’s VAD journey – but NT law falls short

    Historic vote completes Australia’s VAD journey – but NT law falls short

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

    Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

    The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

    The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

    Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi

    Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi