Caturwulan I 2026, Volume Penumpang KAI Divre IV Tanjungkarang Meningkat 15 Persen

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang
menyampaikan penjelasan resmi terkait adanya temuan material cairan pada
saluran drainase di area belakang Depo Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis di lapangan,
material cairan tersebut dipastikan merupakan residu bahan bakar minyak (BBM)
yang sebelumnya mengendap di area jalur kereta api. Residu tersebut kemudian
terbawa oleh aliran air menuju saluran drainase akibat meningkatnya debit air
yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di
wilayah Kota Bandar Lampung.

KAI menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh adanya kebocoran
aktif, tumpahan baru, maupun gangguan pada fasilitas operasional di lingkungan
depo. Seluruh sarana dan prasarana, termasuk sistem penyimpanan dan distribusi
BBM, berada dalam kondisi aman, terkendali, serta berfungsi sebagaimana
mestinya.

Sebagai bentuk respons cepat, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan
langkah-langkah penanganan, antara lain pembersihan area terdampak, normalisasi
saluran drainase, serta pengangkatan sisa material yang terbawa aliran air.
Selain itu, dilakukan pula penyisiran di sepanjang jalur untuk memastikan tidak
terdapat endapan serupa yang berpotensi terbawa saat curah hujan tinggi.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat langkah mitigasi dengan
meningkatkan frekuensi inspeksi, khususnya pada titik-titik rawan genangan dan
area dengan potensi akumulasi residu. Koordinasi dengan pihak terkait turut
dilakukan guna memastikan pengelolaan lingkungan tetap sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

Dari sisi operasional, KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan bahwa kejadian
ini tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap
berjalan normal, aman, dan tepat waktu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari,
menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan
memastikan kondisi tetap terkendali.
“Kami memastikan bahwa material cairan yang terlihat tersebut merupakan residu
lama yang terbawa aliran air hujan dengan debit tinggi, bukan berasal dari
kebocoran baru. KAI telah melakukan penanganan cepat dan memastikan tidak ada
gangguan terhadap operasional maupun aspek keselamatan,” jelas Zaki.

Lebih lanjut, Zaki menambahkan bahwa KAI
Divre IV Tanjungkarang terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalur dan
lingkungan sekitar, khususnya pada musim hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kelestarian
lingkungan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar potensi serupa dapat
diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang memahami pentingnya transparansi informasi kepada
masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak
terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat temuan di
lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat agar
dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus
berupaya menjaga keseimbangan antara operasional transportasi yang andal dengan
tanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk melalui pengelolaan limbah dan
pengawasan berkala di seluruh area kerja.

KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan pemantauan secara intensif,
terutama selama periode cuaca ekstrem, guna memastikan kondisi tetap aman dan
terkendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar

    Sebagian besar pengguna LRT Jabodebek hanya melihat kereta datang dan berangkat tepat waktu. Namun di balik kelancaran perjalanan tersebut terdapat sistem pengendalian, pemeliharaan, dan prosedur keselamatan yang bekerja selama 24…

    Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

    Jakarta – Google.org mengumumkan hibah senilai USD 1,5 juta kepada Indonesia Open Network (ION) untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur perdagangan digital terbuka di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Google…

    You Missed

    Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar

    Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar

    Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

    Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

    Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

    Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

    Why Regional Expansion Is No Longer Optional for Malaysian SMEs

    Why Regional Expansion Is No Longer Optional for Malaysian SMEs

    Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

    Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

    Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha

    Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha