Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Jakarta, 22 April 2026 – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada pada titik krusial seiring dengan berakhirnya batas waktu gencatan senjata dua minggu yang ditetapkan sebelumnya. Bertepatan dengan ini, Bittime mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir, di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Sebelumnya, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS terpantau terus turun dalam 3 minggu terakhir hingga menyentuh level terendah Rp17.274 pada 20 April 2026 lalu, berdasarkan data Nilai Tukar IDR-USD oleh Bank Indonesia. Hal ini menyusul dampak dari gejolak geopolitik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika-Iran yang terus berlanjut hingga saat ini.

Selaras dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir. Disusul volume perdagangan aset Tether ($USDT) pada platform Bittime yang juga turut menjadi Top Trade aset pada 22 April 2026.

Dikutip dari BBC News, tingginya harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang membebani Indonesia sebagai negara pengimpor neto minyak. Faktor kondisi global yang tidak menentu tersebut kemudian secara langsung menekan posisi mata uang Rupiah.

Menanggapi hal ini, masyarakat Indonesia khususnya para investor mulai berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil. Di antaranya, aset diversifikasi yang kini dipandang sebagai alternatif lindung nilai adalah Tether ($USDT) karena likuiditas harga nya berbanding 1:1 dengan dolar Amerika Serikat (USD) sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil.

Selain itu sebagai aset kripto, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah. Apalagi, saat ini investor dapat dengan mudah menukarkan aset IDR ke $USDT melalui fitur swap USDT/IDR yang tersedia pada platform Bittime, dan dapat diakses dalam 24 jam.

Hal ini dipandang sebagai salah satu faktor yang mendorong nilai transaksi dan kenaikan pada trading volume aset kripto $USDT di platform Bittime. Bertepatan dengan ini, Bittime kembali mengingatkan bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Secangkir kopi dapat menemani pagi sebelum mulai bekerja, menjadi teman saat mengerjakan tugas, atau sekadar dinikmati ketika menghabiskan waktu bersama…

    Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

    Mengatur keuangan dengan anggaran Rp3 juta per bulan tetap memungkinkan untuk menyisihkan uang, selama pengeluaran disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Biaya tempat tinggal, makan, transportasi, hingga kebutuhan pribadi bisa…

    You Missed

    Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

    Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

    Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

    16ᵗʰ UOB Painting Of The Year Hadir Kembali di ASHTA

    16ᵗʰ UOB Painting Of The Year Hadir Kembali di ASHTA

    ITSEC Asia (IDX: CYBR) Ungkap Pola Ransomware yang Berkembang Sebelum Enkripsi Dimulai

    ITSEC Asia (IDX: CYBR) Ungkap Pola Ransomware yang Berkembang Sebelum Enkripsi Dimulai

    PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

    PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

    KOMBINASIKAN 130 AUDITOR HALAL DENGAN LABORATORIUM MOLEKULER DDPCR, SUCOFINDO RAIH PENGHARGAAN DI INDONESIA HALAL AWARDS 2026

    KOMBINASIKAN 130 AUDITOR HALAL DENGAN LABORATORIUM MOLEKULER DDPCR, SUCOFINDO RAIH PENGHARGAAN DI INDONESIA HALAL AWARDS 2026