BINUS SCHOOL Semarang Angkat Student-Led Entrepreneurship dalam Pelantikan Womenpreneur HIPMI Jawa Tengah

Semarang, 4 Februari 2026 – BINUS SCHOOL Semarang berpartisipasi dalam event Pelantikan Pengurus Womenpreneur Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang dan dihadiri oleh sekitar 100 womenpreneur HIPMI dari seluruh Jawa Tengah, termasuk , Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Dewan Pembina HIPMI Jawa Tengah, Retno Robby Hernawan, serta Ketua Umum HIPMI Jawa Tengah, Teddy Tirtayadi.

Dalam kesempatan tersebut, BINUS SCHOOL Semarang mengadakan mini talkshow yang melibatkan dua siswa Grade 12, Aisha dan Alana. Keduanya membagikan pengalaman mereka mengikuti Business & Entrepreneurship Class melalui student-led business project yang diberi nama “Besha”. Besha merupakan gantungan kunci multifungsi yang dibuat dari sampah plastik daur ulang. Selain mengasah keterampilan kreativitas, komunikasi, dan kepemimpinan, proyek ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dengan mendukung SDG #12 Responsible Consumption and Production serta SDG #13 Climate Action.

Fabien Rousselot, Wakil Kepala Sekolah Secondary, menyampaikan, pembelajaran terkait bisnis di BINUS SCHOOL Semarang dikemas dengan cara yang inovatif dan kreatif agar siswa bisa menjelajahi lebih dalam tentang potensi yang dimilikinya.

“Di BINUS SCHOOL Semarang, kami memandang pendidikan bisnis sebagai sarana penting dalam membentuk pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global. Kami mengintegrasikan keunggulan akademik Cambridge dengan pembelajaran berbasis proyek yang inovatif, beretika, dan bertanggung jawab secara menyeluruh,” ungkap Fabien.

Kehadiran BINUS SCHOOL Semarang di forum strategis ini juga memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang future-ready, dengan menanamkan entrepreneurial mindset, leadership, critical thinking, dan problem-solving skills selaras dengan ekosistem kewirausahaan dan pembangunan sumber daya manusia di Jawa Tengah. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Praktisi bisnis dan edukator finansial Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko dan pemahaman strategi keuangan bagi mahasiswa dalam seminar literasi keuangan di Universitas Sahid, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan…

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Menabung tidak harus selalu terasa seperti kegiatan yang membosankan. Selain menyisihkan uang ke rekening tabungan, kamu juga bisa mencoba cara lain untuk membangun kebiasaan finansial, salah satunya dengan menabung emas.…

    You Missed

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    FAWCAR Officially Introduces JOYEE to the Philippines, Unveils Three New Models in Manila

    FAWCAR Officially Introduces JOYEE to the Philippines, Unveils Three New Models in Manila

    Sanct Social releases Episode 8 and a step-by-step look at the five features it shows, from a sleep alarm to friend categories

    Sanct Social releases Episode 8 and a step-by-step look at the five features it shows, from a sleep alarm to friend categories