Bendungan Budong-Budong Dukung Swasembada Pangan, Progres Pembangunan Capai 63,11%

Jakarta, 9 September 2025 – Pembangunan Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat yang telah mencapai 63,11% hingga akhir Agustus 2025 menjadi penopang utama program swasembada pangan nasional dan penggerak ekonomi regional. Bendungan strategis ini ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2027.

Menteri
Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa kehadiran bendungan ini
adalah wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan air dan pangan.
“Bendungan Budong-Budong dirancang tidak hanya untuk mengendalikan banjir dan
penyediaan air baku, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian yang
tujuannya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan
Presiden Prabowo Subianto,” ujar Menteri Dody.

Manfaat
utama bendungan ini adalah untuk mendukung pengembangan Daerah Irigasi
(DI) Budong-Budong seluas 3.047 hektar serta menyediakan air baku
sebesar 410 liter/detik. Hal ini akan mengakselerasi pembangunan di Kabupaten
Mamuju Tengah, baik untuk pertanian lahan basah maupun berbagai kegiatan
industri yang membutuhkan pasokan air andal.

Image

Sebagai
Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Budong-Budong dengan volume tampung
efektif 47,25 juta m3 juga memiliki multifungsi sebagai pengendali
banjir dan sumber energi hijau. Bendungan ini mampu mereduksi debit banjir
hingga 330,87 m3/detik untuk kawasan rawan bencana seperti Kecamatan
Budong-Budong, Topoyo, dan Karossa, serta memiliki potensi Pembangkit
Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 0,60 MW.

Hingga
saat ini, progres konstruksi pembangunan bendungan pertama di Sulawesi Barat
ini telah berjalan sesuai target. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V
Mamuju, Tampang, memberikan konteks teknis mengenai lokasi bendungan.
“Bendungan Budong-Budong terletak di anak Sungai Salulekbo (anak Sungai
Budong-Budong) sepanjang 20,60 km dengan luas Daerah Tangkapan Air (DTA)
sebesar 136,77 km²,” jelas Tampang.

Konstruksi
pembangunan yang dimulai sejak 8 Desember 2020 ini membendung Sungai
Salulebbo, yang merupakan anak sungai dari Sungai Budong-Budong. Wilayah
Kabupaten Mamuju Tengah sendiri dilalui tujuh sungai besar yang mengalir dari
perbukitan di bagian Timur menuju ke perairan Laut Selat Makassar. Keberadaan
bendungan ini akan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air di wilayah
tersebut untuk kemakmuran masyarakat.

Program
kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

  • Related Posts

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Makassar, (25/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menyelenggarakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa bantuan pembangunan sumur…

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Praktisi bisnis dan edukator finansial Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko dan pemahaman strategi keuangan bagi mahasiswa dalam seminar literasi keuangan di Universitas Sahid, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan…

    You Missed

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?