Aset Diversifikasi Menguat, Bittime Resmi Listing DOOD, B, SAHARA, dan LA

Jakarta, 7 Agustus 2025 – Bittime, platform pertukaran aset kripto terdaftar resmi dan berizin OJK, tercatat resmi melisting 4 token yaitu Doodles (DOOD), BUILDon (B), Sahara AI (SAHARA), dan  Lagrange (LA). Langkah ini bertujuan untuk memperluas pilihan aset yang tersedia bagi pengguna Bittime, sekaligus menunjukkan beragamnya ekosistem aset kripto yang terus berkembang.

DOOD adalah token native dari Doodles, sebuah proyek kreatif generasi baru yang memadukan media digital, teknologi blockchain, dan kontribusi komunitas. Awalnya dikenal sebagai koleksi NFT terkemuka pada tahun 2021, token DOOD ini juga  merupakan bagian integral dari ekosistem ini, mendukung berbagai aktivitas, integrasi dengan sistem DreamNet, dan pemberian insentif bagi partisipasi komunitas.

Jika Doodles berfokus pada kreativitas, ada pula proyek yang menempatkan kecerdasan buatan atau AI pada inovasinya. BUILDon adalah komunitas dan proyek AI yang berfokus pada inovasi di ekosistem BNB Smart Chain. 

Token native-nya, B, menggerakkan platform investasi cerdas berbasis blockchain. Platform ini menggunakan arsitektur A2A atau Agent-to-Agent  untuk mempermudah proses riset dan investasi. Dengan menggabungkan unsur meme, kecerdasan buatan, dan semangat kolaboratif, BUILDon membuka jalan baru bagi para pengembang, investor, dan penjelajah data.

Berbicara tentang AI, ada sebuah platform yang mengambil langkah lebih jauh untuk mendesentralisasikan pengembangannya SAHARA, atau token native dari Sahara AI, sebuah platform blockchain yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan AI secara terbuka dan terdesentralisasi. 

Dengan misi untuk menjadikan pengembangan AI lebih inklusif dan adil, Sahara AI didukung oleh Sahara Labs, tim riset yang dipercaya oleh institusi terkemuka seperti Microsoft, Amazon, dan MIT.

Terakhir, di dunia yang semakin kompleks ini, validitas data menjadi sangat penting. Lagrange hadir untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menyediakan jaringan pembuktian terdesentralisasi untuk memastikan keabsahan data dan perhitungan di blockchain. 

Token native-nya, LA, berfungsi sebagai penggerak dalam Lagrange Prover Network, di mana para penyedia bukti atau prover bekerja untuk menghasilkan bukti kriptografi. Pengguna membayar biaya pembuatan bukti dengan LA, sementara prover menerima insentif.

Sistem ini dirancang untuk mendorong kejujuran dan keandalan, di mana prover yang gagal memenuhi tenggat waktu akan dikenai penalti. Seiring meningkatnya permintaan akan bukti, permintaan terhadap token LA pun meningkat, yang pada akhirnya meningkatkan imbal hasil bagi para staker dan kontributor jaringan.

Keempat proyek dengan pendekatan yang berbeda ini, menunjukkan bagaimana teknologi blockchain terus berkembang dan menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih terdesentralisasi, kolaboratif, dan inovatif.

Image

Melihat hal ini, Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, menunjukkan komitmennya dengan resmi melisting keempat token tersebut pada platformnya pada 5 Agustus lalu dengan trading pairs DOOD/IDR, B/IDR, SAHARA/IDR, dan LA/IDR melalui aplikasi Bittime.

Hal ini dipandang sebagai wujud komitmen Bittime dalam menghadirkan ketersediaan aset-aset diversifikasi, juga memperluas kesempatan adopsi aset kripto di tengah dominasi para investor muda.

Tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime. 

  • Related Posts

    MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

    Jakarta, 24 September 2026. MAPID, perusahaan teknologi geospasial Indonesia, menyelenggarakan MAPID Catalyst 2026 bertema “Maps That Think” pada 23 hingga 24 September 2026 di Jakarta. Acara ini didukung oleh Kementerian…

    Pilihan Perlindungan untuk Berbagai Rencana Perjalanan dengan Chubb Travel Insurance di neobank dari Bank Neo Commerce

    Merencanakan perjalanan tidak berhenti pada menentukan destinasi, transportasi, dan akomodasi. Ada pula berbagai risiko yang perlu diperhitungkan, mulai dari keterlambatan perjalanan, pembatalan, kehilangan bagasi, hingga kondisi medis yang membutuhkan biaya…

    You Missed

    Carziqo Adds CM-EX Autonomous Ride-Hailing Vehicles to Los Angeles Operations

    Carziqo Adds CM-EX Autonomous Ride-Hailing Vehicles to Los Angeles Operations

    MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

    MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

    Pilihan Perlindungan untuk Berbagai Rencana Perjalanan dengan Chubb Travel Insurance di neobank dari Bank Neo Commerce

    Pilihan Perlindungan untuk Berbagai Rencana Perjalanan dengan Chubb Travel Insurance di neobank dari Bank Neo Commerce

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia