Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Kegiatan Semarak HUT ke-80 RI di Monas, 8 Perjalanan KA dari Gambir Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Kegiatan Semarak HUT ke-80 RI di Monas, 8 Perjalanan KA dari Gambir Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Jakarta – Mengantisipasi potensi kepadatan dan kemacetan lalu lintas yang diperkirakan terjadi akibat kegiatan Semarak HUT ke-80 Republik Indonesia di Kawasan Monas pada Minggu, 24 Agustus 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) menetapkan 8 (delapan) perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir akan melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara.

Image

Kebijakan ini bertujuan memberikan alternatif akses bagi calon penumpang yang mengalami kendala menuju Stasiun Gambir karena adanya penutupan jalan atau kepadatan lalu lintas di sekitar Monas. Penumpang KA yang namanya tercantum dalam daftar dapat naik dari Stasiun Jatinegara dengan mengacu pada jadwal keberangkatan yang tertera di tiket.

Image

Berikut daftar 8 KA yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara pada 24 Agustus 2025:

1. KA 6 Argo Semeru – relasi Gambir – Surabaya Gubeng, berangkat pukul 06.20 WIB

2. KA 50 F Purwojaya – relasi Gambir – Kroya, berangkat pukul 07.00 WIB

3. KA 132 Parahyangan – relasi Gambir – Bandung, berangkat pukul 07.30 WIB

4. KA 46 Taksaka – relasi Gambir – Yogyakarta, berangkat pukul 07.45 WIB

5. KA 2 Argo Bromo Anggrek – relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 08.20 WIB

6. KA 16 Argo Dwipangga – relasi Gambir – Solo, berangkat pukul 08.50 WIB

7. KA 118 Gunung Jati – relasi Gambir – Semarang Tawang, berangkat pukul 09.00 WIB

8. KA 7006 Batavia – relasi Gambir – Solo Balapan, berangkat pukul 09.35 WIB

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal di tengah potensi hambatan lalu lintas.

“KAI Daop 1 Jakarta berupaya memberikan kemudahan akses naik KA bagi pelanggan di momen HUT ke-80 Republik Indonesia. Dengan adanya Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara, kami berharap pelanggan memiliki pilihan naik KA yang lebih fleksibel dan terhindar dari risiko terlambat akibat kemacetan,” ungkap Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, baik di Gambir maupun Jatinegara, serta memastikan jadwal keberangkatan KA yang tertera di tiket. Informasi lebih lanjut terkait layanan ini dapat diakses melalui saluran resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, contact center 121, dan media sosial resmi KAI.

  • Related Posts

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Tahun 1890-an, Gerhard David Birnie, seorang pengusaha asal Belanda membangun kebun kopi arabika di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Beberapa literatur menyebut pengusaha yang datang sebagai bagian dari misi…

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Pawfriends, siapa yang tak terpesona pada kegagahan dan “senyuman” khas Samoyed? Berbulu lebat seperti awan putih, anabul ini sangat setia dan menggemaskan. Namun, sebelum memeliharanya, kenali dulu karakter asli dan…

    You Missed

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional