AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

AI Center Makassar mendorong talenta digital mengembangkan proyek Artificial Intelligence menjadi produk bisnis dengan model pendapatan berkelanjutan melalui program AI Clinic.

Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital. Laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama World Bank menyebutkan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar 600 ribu talenta setiap tahun. Namun, banyak talenta teknologi masih berfokus pada pengembangan prototipe atau portofolio tanpa pendampingan yang memadai untuk mengubah inovasi tersebut menjadi produk bisnis yang berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Makassar menyelenggarakan AI Clinic for Business: Turning AI Projects into Recurring Income pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Telkom AI Center Makassar. Program ini menjadi ruang diskusi dan mentoring bagi talenta digital agar proyek Artificial Intelligence (AI) yang sebelumnya masih berupa prototipe atau portofolio dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai komersial.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi komersialisasi solusi AI, mulai dari penyusunan model bisnis, identifikasi kebutuhan pasar, hingga pengembangan skema monetisasi berbasis recurring income. Pendekatan ini bertujuan membantu talenta teknologi tidak hanya menciptakan inovasi teknis, tetapi juga memahami cara menghadirkan produk AI yang relevan dan berkelanjutan di pasar.

Sesi pembukaan menghadirkan pemaparan dari Khairul Umam yang membahas strategi pengembangan model bisnis serta peluang inkubasi bagi startup berbasis teknologi. Selain itu, Kholil Haq Al Hakim turut memberikan wawasan mengenai penguatan aspek teknis serta implementasi Artificial Intelligence agar solusi yang dikembangkan peserta lebih siap diterapkan di dunia industri.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan mentoring one-on-one, di mana setiap tim memperoleh masukan spesifik terkait strategi bisnis, kesiapan teknologi, serta peluang komersialisasi solusi AI yang mereka kembangkan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan arahan praktis yang dapat langsung diterapkan pada pengembangan proyek mereka.

Salah satu peserta, Silmi Hafizat, mengungkapkan bahwa sesi mentoring memberikan perspektif baru dalam mengembangkan proyek teknologi menjadi produk bisnis. “Sesi mentoring sangat membuka wawasan kami, bukan hanya dari sisi teknis tetapi juga bagaimana menyusun model bisnis yang realistis dan skema pendapatan berulang. Kami jadi lebih memahami langkah konkret untuk membawa prototipe kami ke pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Mizan Lazuardi menegaskan bahwa AI Clinic dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan teknis dan kesiapan komersial talenta digital. “Kami ingin memastikan inovasi AI tidak berhenti pada tahap prototipe, tetapi berkembang menjadi produk digital yang memiliki model pendapatan berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha,” jelasnya.

Melalui program ini, Telkom AI Center Makassar tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan teknologi, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan digital bagi talenta muda. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi AI yang tidak berhenti sebagai proyek pengembangan, tetapi berkembang menjadi startup teknologi dan solusi digital yang memberikan dampak nyata bagi dunia usaha, khususnya sektor UMKM, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia Timur. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026

    Memasuki paruh kedua 2026, KAI Logistik melalui layanan KALOG Express terus memperkuat perannya dalam menghadirkan konektivitas logistik yang andal bagi masyarakat Indonesia. Pada Agustus 2026, volume pengiriman KALOG Express mencapai…

    Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Harga BTC Bertahan di Bawah US$80.000

    Jakarta, 10 September 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Bitcoin turun sekitar 1,75% dalam 24 jam ke level US$78.119,62, sejalan dengan penurunan kapitalisasi…

    You Missed

    KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026

    KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026

    Palworld OFFICIAL CARD GAME ประกาศยอดจำหน่าย Booster Pack ชุดแรก “Dawn of Palpagos” ทั่วโลกทะลุ 4.4 ล้านซอง

    Palworld OFFICIAL CARD GAME ประกาศยอดจำหน่าย Booster Pack ชุดแรก “Dawn of Palpagos” ทั่วโลกทะลุ 4.4 ล้านซอง

    Cebu-Based Dr. Donna Borres Eramis Advocates for Better Patient Education Before Cosmetic Surgery

    Cebu-Based Dr. Donna Borres Eramis Advocates for Better Patient Education Before Cosmetic Surgery

    Ondo Finance and FLOQ Signed MoU Bringing Exposure to Tokenized U.S. Stocks and ETFs to Indonesia

    Ondo Finance and FLOQ Signed MoU Bringing Exposure to Tokenized U.S. Stocks and ETFs to Indonesia

    Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Harga BTC Bertahan di Bawah US$80.000

    Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan The Fed, Harga BTC Bertahan di Bawah US.000

    Promo neobank September 2026, Ada Hadiah untuk Pengguna Baru hingga Diskon QRIS 50%

    Promo neobank September 2026, Ada Hadiah untuk Pengguna Baru hingga Diskon QRIS 50%