Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), platform yang membantu perusahaan mengukur, memantau, dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.

Jika sebelumnya strategi digital berfokus pada optimasi mesin pencari (SEO), kini semakin banyak konsumen yang mengandalkan AI untuk memperoleh rekomendasi, membandingkan produk, hingga mencari referensi sebelum mengambil keputusan. Dalam kondisi ini, posisi sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat di halaman pencarian, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa akurat brand tersebut direkomendasikan oleh sistem AI.

Pergeseran tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Gartner memprediksi volume penggunaan mesin pencari tradisional akan turun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya penggunaan chatbot AI dan virtual agents sebagai sumber informasi. 

Sementara itu, Adobe Analytics mencatat traffic dari platform AI generatif ke situs retail meningkat hingga 1.200 persen dalam kurun tujuh bulan terakhir, menunjukkan AI mulai berperan sebagai jalur baru bagi konsumen dalam menemukan informasi, produk, dan layanan.

Melihat perubahan tersebut, AVO AI hadir untuk membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka direpresentasikan dalam jawaban AI sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya.

Melalui platform ini, pengguna dapat memantau kemunculan brand pada berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI dalam menghasilkan jawaban, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan peluang brand direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.

Berbeda dengan tools analitik digital konvensional yang berfokus pada performa website atau mesin pencari, AVO AI dirancang untuk memantau bagaimana sebuah brand muncul dan dipersepsikan di berbagai platform AI generatif. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami posisi mereka di kanal pencarian yang semakin banyak digunakan konsumen saat ini.

“Selama bertahun-tahun, perusahaan mengukur keberhasilan kehadiran digital melalui peringkat pencarian, traffic website, atau engagement. Namun ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, metrik tersebut tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan dan dipertimbangkan. Di sinilah kebutuhan baru mulai muncul,” kata Alexandro Wibowo, Co-Founder & Partner Avonetiq, dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, perusahaan yang mampu membangun otoritas dan representasi yang kuat di platform AI akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pertimbangan konsumen sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.

AVO AI dikembangkan untuk digunakan oleh brand, praktisi pemasaran, hingga agensi yang ingin beradaptasi dengan perubahan perilaku pencarian digital. Selain menyediakan pemantauan secara berkala, platform ini juga membantu pengguna mengidentifikasi peluang peningkatan melalui analisis konten, struktur informasi, dan sumber referensi yang paling berpengaruh terhadap jawaban AI.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk pemasaran dan komunikasi digital, Avonetiq melihat munculnya AI Search sebagai salah satu perubahan paling signifikan dalam lanskap pemasaran digital sejak hadirnya mesin pencari modern. Karena itu, pengembangan AVO AI menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu brand memahami bagaimana mereka muncul, dipersepsikan, dan direkomendasikan di era AI.

“Sebelumnya, brand fokus mencari cara agar ditemukan di mesin pencari. Sekarang, tantangannya berkembang menjadi bagaimana brand direpresentasikan dalam jawaban AI. Ke depan, kemampuan sebuah brand untuk dipahami dan direkomendasikan oleh AI akan menjadi faktor penting yang memengaruhi cara konsumen menemukan, mengenal, dan mempertimbangkan sebuah produk maupun layanan,” tambah Alexandro.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai AVO AI, kunjungi getavo.ai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Dorong Kebiasaan Menabung Generasi Muda, Raya Active Bank Raya Raih Penghargaan

    PT Bank Raya Indonesia Tbk kembali meraih apresiasi atas komitmennya dalam menghadirkan inovasi perbankan digital melalui Anugerah Inovasi Indonesia Awards 2026 yang diselenggarakan oleh IDX Channel. PT Bank Raya Indonesia…

    Fusion Hotel Group Indonesia Pererat Koneksi dengan Komunitas Kreatif Batam melalui Creator Afternoon Tea & Media Dinner

    Menjelang ulang tahun pertamanya pada 26 September 2026, Ayola Signature Ocarina Batam bersama Fusion Hotel Group Indonesia menggelar Creator Afternoon Tea & Media Dinner di Maris Restaurant pada 24 September…

    You Missed

    Dorong Kebiasaan Menabung Generasi Muda, Raya Active Bank Raya Raih Penghargaan

    Dorong Kebiasaan Menabung Generasi Muda, Raya Active Bank Raya Raih Penghargaan

    Fusion Hotel Group Indonesia Pererat Koneksi dengan Komunitas Kreatif Batam melalui Creator Afternoon Tea & Media Dinner

    Fusion Hotel Group Indonesia Pererat Koneksi dengan Komunitas Kreatif Batam melalui Creator Afternoon Tea & Media Dinner

    Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

    Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

    Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 2026

    Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 2026

    Bank Neo Commerce Resmi Jadi Official Banking Partner VOTCHA 2026, Ajak Komunitas Trail Runner Kelola Keuangan Selincah Menaklukkan Trek

    Bank Neo Commerce Resmi Jadi Official Banking Partner VOTCHA 2026, Ajak Komunitas Trail Runner Kelola Keuangan Selincah Menaklukkan Trek

    PBA Labs Opens Enrollment for the Certified Blockchain Developer Course

    PBA Labs Opens Enrollment for the Certified Blockchain Developer Course