Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi

Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri.

Banda Aceh 21 Mei 2026 – Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan “Technical Workshop Agentic AI” secara hybrid, dihadiri oleh 70 peserta secara offline dan 48 peserta secara online melalui Zoom. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem digital Aceh sekaligus memperkenalkan konsep dan implementasi Agentic AI dalam berbagai sektor industri.

Workshop dipimpin oleh Boy Kurniawan, AI Engineer dari Inforsys, yang menjelaskan perbedaan mendasar antara sistem AI konvensional dengan Agen AI yang lebih adaptif. Fokus utama diskusi adalah penerapan nyata Agentic AI dalam bidang dukungan pelanggan (customer support), pembuatan konten kreatif, hingga analisis data kompleks.

“Kami menekankan bahwa Agen AI adalah mitra produktivitas, namun kendali tetap berada di tangan manusia. Sistem pemantauan dan kontrol yang ketat sangat diperlukan untuk mencegah tindakan sistem yang tidak sah atau erosi kualitas data,” ujar Boy dalam sesi teknis. Ia juga mengingatkan risiko “halusinasi AI” dan pentingnya validasi manusia untuk menjaga akurasi serta keamanan data.

Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan dan testimoni. TM Alif, mahasiswa Universitas Syiah Kuala, menyampaikan, “Workshop seperti ini bagus untuk kami mahasiswa, karena hal seperti ini tidak begitu detail diajarkan di kampus. Dengan mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi, kami bisa lebih siap saat masuk dunia kerja. Apalagi sekarang saingan kami di dunia kerja bukan hanya sesama manusia, tapi juga dengan AI.”

Sementara itu, Hafizh Rizki dari UIN Ar Raniry menambahkan, “Bagus bila workshop seperti ini bisa dilakukan dua minggu sekali, dengan segmen yang berbeda. Sekali-kali technical, juga bisa untuk kalangan non-teknis, sehingga ilmunya bermanfaat lebih luas.”

Melihat antusiasme tinggi, Telkom AI Center Aceh berencana menyelenggarakan workshop lanjutan setiap dua minggu dengan format lebih tersegmentasi, menyasar pengembang profesional, mahasiswa, hingga pekerja lepasan (gig workers). “Kami ingin membangun komunitas AI yang berkelanjutan di Aceh. Bukan sekadar seminar, ini adalah langkah nyata dalam berbagi pengetahuan, pelatihan, hingga akses etika AI di berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, ekonomi kreatif, hingga seni budaya,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Tahun 1890-an, Gerhard David Birnie, seorang pengusaha asal Belanda membangun kebun kopi arabika di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Beberapa literatur menyebut pengusaha yang datang sebagai bagian dari misi…

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Pawfriends, siapa yang tak terpesona pada kegagahan dan “senyuman” khas Samoyed? Berbulu lebat seperti awan putih, anabul ini sangat setia dan menggemaskan. Namun, sebelum memeliharanya, kenali dulu karakter asli dan…

    You Missed

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional