SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission

Kebumen, (12/02) – PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Pengelolaan Sampah dan pencapaian target Net Zero Emission. Kali ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) memberikan bantuan geomembran untuk penutup timbulan sampah (covering landfill) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaligending, Kabupaten Kebumen.

Bantuan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transisi pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju controlled landfill. Dengan pemasangan geomembran, potensi pelepasan gas metana ke udara dapat ditekan, pencemaran air lindi dapat diminimalisir, serta risiko bau, vektor penyakit, dan kebakaran akibat gas metana dapat dihindari.

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO), Nuri Hidayat, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta perlindungan ekosistem daratan.

“Kolaborasi kami dengan DLHKP Kebumen sejak 2023 telah menghasilkan instalasi biogas dari gas metana, dan kini diperkuat dengan bantuan geomembran. Upaya ini bukan hanya menghadirkan solusi infrastruktur lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat sekitar TPA. Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata menuju Net Zero Emission,” jelas Nuri Hidayat.

Bantuan ini juga mendukung program Desa Proklim dengan memperkuat kapasitas masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Nuri Hidayat menambahkan,“Persoalan sampah telah menjadi krisis nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menetapkan kebijakan moratorium pembangunan TPA baru, serta mendorong peningkatan pengelolaan TPA menuju sanitary landfill. Program TJSL SUCOFINDO di Kaligending adalah wujud dukungan terhadap kebijakan tersebut sekaligus inovasi dalam menjawab tantangan lingkungan.”

Pada tahun 2025, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga telah memulai program optimalisasi biogas di TPSA Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Program ini melibatkan portofolio jasa PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memastikan upaya reduksi emisi gas metana. Perhitungan reduksi emisi gas metana tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan program dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan.

“Melalui bantuan geomembran ini, SUCOFINDO menegaskan perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang tidak hanya berfokus pada layanan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai tambah sosial dan lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah TJSL mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia,” tutup Nuri Hidayat.

Selain itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI).

Dengan pendekatan ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendampingi lembaga maupun pelaku usaha agar program CSR lebih tepat sasaran, selaras dengan strategi perusahaan, dan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia Net Zero Emission 2060.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    BANDAR LAMPUNG – Ambisi Indonesia untuk memutus rantai ketergantungan pada bahan bakar fosil kini menemukan titik tumpu baru di tanah Lampung melalui penguatan ekosistem bioetanol berbasis singkong. Holding Perkebunan Nusantara…

    Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

    Jakarta, 6 Mei 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi keberlanjutan seiring capaian ESG Risk…

    You Missed

    Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

    Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

    Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan  ESG sebagai DNA Bisnis

    KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

    KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

    Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

    Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global,  Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

    Moments of Need to Meaningful Progress: How Cebuana Lhuillier Loans Walk With Filipinos

    Moments of Need to Meaningful Progress: How Cebuana Lhuillier Loans Walk With Filipinos

    Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

    Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan