Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone dengan Sniffer4D

Inspeksi pipa di sektor minyak dan gas memerlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran gas secara presisi tanpa meningkatkan risiko terhadap personel lapangan.

Metode manual sering menghadapi tantangan dalam menjangkau jalur pipa yang panjang, area terpencil, serta lingkungan dengan paparan gas berbahaya seperti CH4, H2S, dan senyawa volatil lainnya.

Sniffer4D Nano 2+ Multi-Gas dari Soarability hadir sebagai sistem sensor berbasis drone yang dirancang untuk mendukung inspeksi gas dan partikulat dari udara secara akurat dan terukur. Perangkat ini memiliki lima internal slot yang dapat dikonfigurasi dengan modul sensor sesuai kebutuhan operasional. Integrasi dengan drone DJI Enterprise seperti Matrice 4 Series, Matrice 400, serta DJI Dock 3 mendukung pelaksanaan inspeksi secara efisien, termasuk untuk operasi otomatis dan pemantauan berkala.

Sensor Multi-Gas dan Partikulat

Sniffer4D Nano 2+ mendukung berbagai modul sensor berbasis electrochemistry, PID, dan light scattering. Pilihan modul mencakup PM 1.0, PM 2.5, PM 10, serta TSP atau PM 100 untuk pemantauan partikulat. Untuk gas, tersedia modul O3, NO2, O3 + NO2, CO, H2S, NH3, SO2, HCHO, TVOC, serta Odor dengan satuan OU. Setiap modul memiliki rentang pengukuran dan sensitivitas yang berbeda sesuai kebutuhan aplikasi industri.

Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui DJI Pilot dan DJI FlightHub 2, kemudian divisualisasikan menggunakan AIRINS.ai dalam bentuk peta dua dimensi, tiga dimensi, serta interpolasi distribusi konsentrasi gas. Setelah misi selesai, sistem secara otomatis menghasilkan laporan dalam format PDF atau CSV untuk kebutuhan dokumentasi dan analisis lebih lanjut.

“Inspeksi gas berbasis drone mendukung peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional di fasilitas migas. Informasi yang diperoleh memberikan dasar yang kuat untuk tindakan mitigasi yang lebih cepat dan terukur,” ujar Halo Robotics, distributor Sniffer4D di Indonesia.

Dengan fleksibilitas konfigurasi hingga lima modul sensor dalam satu perangkat, Sniffer4D Nano 2+ menjadi solusi inspeksi pipa migas yang aman, efisien, dan akurat untuk mendukung kebutuhan pemantauan gas di lingkungan industri berisiko tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Waringin Megah General Contractor Tegaskan Komitmen Dengan Perkuat Standar Kualitas dan SDM

    Di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin dinamis, Waringin Megah General Contractor menegaskan komitmennya sebagai perusahaan kontraktor nasional yang mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara…

    Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    Pengelolaan perkebunan skala luas memerlukan data topografi yang akurat untuk memahami kondisi kontur dan permukaan tanah. Namun, area dengan kanopi pohon yang lebat sering menjadi tantangan dalam proses pemetaan, karena…

    You Missed

    Waringin Megah General Contractor Tegaskan Komitmen Dengan Perkuat Standar Kualitas dan SDM

    Waringin Megah General Contractor Tegaskan Komitmen Dengan Perkuat Standar Kualitas dan SDM

    Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat

    Krakatau Steel Tekankan Pentingnya Proteksi Industri Baja untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Nasional

    Krakatau Steel Tekankan Pentingnya Proteksi Industri Baja untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Nasional

    Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat  Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    Maknai Imlek sebagai Awal Baru, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Aman dan Fleksibel

    Maknai Imlek sebagai Awal Baru,  BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Aman dan Fleksibel

    Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

    Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik