Krakatau Steel Tekankan Pentingnya Proteksi Industri Baja untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Nasional

Jakarta, 18 Februari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group menegaskan perlunya penguatan kebijakan perlindungan industri baja nasional guna menjaga stabilitas pasar domestik, keberlanjutan usaha, serta daya tarik investasi di tengah tekanan global kelebihan kapasitas dan distorsi harga baja internasional.

Perseroan memandang penguatan kebijakan industri baja nasional sebagai
prasyarat utama menjaga kesehatan pasar domestik sekaligus memperkuat
fundamental bisnis perseroan. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan,
menegaskan bahwa koreksi struktur pasar menjadi kunci keberlanjutan industri
baja nasional.

“Pengalaman global menunjukkan bahwa tanpa pengendalian impor yang
efektif dan kebijakan perlindungan yang tegas, tekanan harga akan terus
menggerus utilisasi dan kelayakan industri. Krakatau Steel mendorong
terciptanya ekosistem pasar baja domestik yang sehat agar industri nasional
mampu tumbuh berkelanjutan dan menarik investasi jangka panjang,” ujar Dr.
Akbar Djohan, yang juga mengemban amanah sebagai Chairman Indonesia Iron &
Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Menurutnya, penguatan industri baja nasional tidak hanya berdampak pada
kinerja korporasi, tetapi juga pada stabilitas rantai pasok manufaktur,
penciptaan lapangan kerja, serta ketahanan industri strategis nasional.

Pengalaman Global Tunjukkan Peran Kunci Kebijakan Proteksi

Dalam konteks ini, Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo
Setiadharmaji, Steel & Mining Insight menilai bahwa penutupan Krakatau
Osaka Steel pada Januari 2026 mencerminkan persoalan struktural industri baja
nasional yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui efisiensi perusahaan.

“Penutupan Krakatau Osaka Steel merupakan puncak gunung es tekanan
industri baja akibat ketidakseimbangan pasokan dan tekanan harga yang
berkepanjangan,” ujar Widodo.

Widodo menjelaskan tekanan serupa terjadi di Korea Selatan, Eropa,
hingga Inggris, di mana banyak pabrik baja ditutup akibat overcapacity dan
melemahnya margin. Sebaliknya, Amerika Serikat mampu menjaga keberlanjutan
industrinya melalui kebijakan proteksi impor dan pengamanan kapasitas
strategis.

“Kepastian kebijakan membuat industri baja AS tetap layak secara ekonomi
sekaligus menarik investasi global,” tambahnya.  

 Momentum Penguatan Industri Strategis Nasional

Upaya penguatan proteksi industri baja nasional sejalan dengan Asta Cita
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan kemandirian
industri strategis, penguatan nilai tambah domestik, serta ketahanan ekonomi
nasional di tengah dinamika global.

Industri baja sebagai tulang punggung pembangunan infrastruktur,
manufaktur, dan hilirisasi sumber daya dinilai memiliki peran sentral dalam
mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Dulu, brand yang mau kontennya ramai di media sosial biasanya cuma punya dua pilihan: kerjakan sendiri lewat tim internal, atau sewa agency dengan biaya yang tidak murah, terutama berat untuk…

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Untuk menciptakan perjalanan yang selamat, nyaman, tertib, dan aman, LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk memahami serta mematuhi sejumlah ketentuan yang berlaku selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.…

    You Missed

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan  Master Restructuring Agreement (MRA)

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling