Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster

Jakarta — PT KPBN kembali menggelar kegiatan Culture Booster sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat implementasi 7 Pilar Budaya Perusahaan di lingkungan kerja. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Ruang Learning Corner Kantor Pusat Jakarta dan diikuti secara daring oleh karyawan di luar Jakarta melalui Zoom Meeting.

Mengusung tema “Innovation Culture”, kegiatan ini menghadirkan Hanadi Eko Fitriadi, Kepala Sub Bagian Teknologi Informasi (TI) PT KPBN, sebagai narasumber dalam sesi berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Dalam pemaparannya, Hanadi Eko Fitriadi menekankan pentingnya budaya inovasi dalam merespons dinamika tantangan bisnis yang semakin kompleks. Ia juga mendorong seluruh karyawan untuk terus adaptif, kolaboratif, serta terbuka terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses kerja sehari-hari. Menurutnya, budaya inovasi merupakan salah satu kunci utama dalam membangun organisasi yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kegiatan Culture Booster ini diwajibkan bagi seluruh karyawan PT KPBN sebagai wujud komitmen bersama dalam menginternalisasi nilai-nilai budaya perusahaan. Melalui program ini, diharapkan seluruh insan KPBN semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai budaya kerja secara konsisten di unit kerja masing-masing.

Sejalan dengan arah transformasi dan penguatan budaya yang dijalankan oleh Holding Perkebunan Nusantara (PT Perkebunan Nusantara III (Persero)), PT KPBN berkomitmen untuk terus membangun budaya kerja yang progresif, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung kinerja dan daya saing perusahaan dalam ekosistem PTPN Group.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal

    Bagi PAM JAYA, Hari Pelanggan bukan hanya tentang memberikan layanan, tetapi juga tentang terus mendengarkan, hadir, dan memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan PAM JAYA Jakarta,…

    Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

    Dari pedagang sembako seperti Rosmini, tukang becak, ustaz, pedagang cilok, satpam, asisten rumah tangga, hingga generasi muda berusia 19–25 tahun, setiap penerima manfaat memiliki cerita dan titik awal yang berbeda.…

    You Missed

    Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal

    Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal

    Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

    Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

    Climate risk is changing where banks lend – before disaster strikes

    Climate risk is changing where banks lend – before disaster strikes

    Assess by Lapa Labs: how we read AI skill inside your actual work

    Assess by Lapa Labs: how we read AI skill inside your actual work

    Design WAH! 2026 Puts the Commercial Potential of Singapore-Based Emerging Design IP in Focus

    Design WAH! 2026 Puts the Commercial Potential of Singapore-Based Emerging Design IP in Focus

    Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

    Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna