BINUS UNIVERSITY Raih Penghargaan “Marketeers Digital Marketing Heroes 2025” melalui Kampanye #MulaiLebihAwal

Komitmen BINUS University dalam menghadirkan komunikasi pendidikan yang relevan dan berdampak bagi generasi muda kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui kampanye #MulaiLebihAwal, BINUS University meraih penghargaan Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 pada kategori Integrated Branding to Gen Z Heroes, yang diselenggarakan oleh Marketeers Indonesia.

Penghargaan ini diberikan kepada institusi yang dinilai berhasil membangun strategi branding terpadu yang konsisten, autentik, dan berkelanjutan dalam menjangkau Generasi Z. BINUS University dinilai mampu menyampaikan pesan pendidikan dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian Gen Z—bukan sekadar mengikuti tren digital, tetapi membangun narasi jangka panjang yang relevan dengan aspirasi masa depan mereka.

Melalui sistem pendidikan yang dirancang, mahasiswa akan menjalani perkuliahan selama 2,5 tahun di BINUS University. Selama periode ini, mahasiswa akan mendapatkan dasar-dasar ilmu yang dibutuhkan sesuai program studi pilihannya. Setelah 2,5 tahun berkuliah, mahasiswa dapat mulai lebih awal dalam berkarier, baik sebagai profesional, menjadi entrepreneur, ataupun melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri, melalui program Enrichment BINUS University. Program ini membuka berbagai jalur pengembangan diri, mulai dari magang profesional, kewirausahaan, riset, pengabdian masyarakat, studi ke luar negeri, hingga studi lanjut. Pesan tersebut dikomunikasikan melalui konten digital, kolaborasi alumni, storytelling edukatif, serta berbagai aktivasi offline yang menyentuh langsung target audiens Gen Z.

Dalam proses penilaian, Marketeers Indonesia menyoroti kekuatan integrasi kanal komunikasi, konsistensi pesan brand, relevansi terhadap perilaku Gen Z, serta dampak kampanye terhadap engagement dan persepsi audiens. BINUS University dinilai berhasil memadukan teknologi, kreativitas, dan nilai edukatif menjadi satu kesatuan strategi branding yang kuat dan berkesinambungan.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa komunikasi pendidikan tidak cukup hanya viral atau algoritmik. Melalui #MulaiLebihAwal, BINUS University ingin berdialog dengan Gen Z secara jujur dan relevan—tentang kesiapan menghadapi masa depan, keberanian mengambil keputusan, dan pentingnya memulai langkah karier dengan arah yang jelas,” ujar Aldridge Christian Seubelan, Manager Brand Communication BINUS University.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa strategi komunikasi BINUS University berfokus pada pembangunan kepercayaan jangka panjang. Pemanfaatan data dan teknologi menjadi alat pendukung, sementara empati, nilai, dan konsistensi pesan tetap menjadi pondasi utama dalam membangun hubungan dengan generasi muda.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen BINUS University untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia melalui pendidikan yang relevan, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dengan mengintegrasikan inovasi, kolaborasi, dan strategi komunikasi yang bermakna, BINUS University terus berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya mencetak lulusan siap berkarier, tetapi juga talenta yang mampu berkontribusi aktif bagi pembangunan bangsa—sejalan dengan visi Fostering and Empowering the Society.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa