Brand Communication BINUS UNIVERSITY Raih Pengakuan dari Majalah MIX MarComm dari SWA Media Group “Indonesia Brand Communication Excellence 2025”

Di tengah pesatnya perkembangan algoritma dan Artificial Intelligence (AI) yang semakin mendominasi ekosistem komunikasi digital, institusi pendidikan dihadapkan pada tantangan strategis dalam menjaga relevansi dan kekuatan merek. Kecepatan distribusi konten dan tuntutan viralitas kerap mendorong brand terjebak pada pendekatan jangka pendek, sementara nilai, positioning, dan tujuan jangka panjang berisiko tergerus. Menyikapi kondisi tersebut, BINUS University menegaskan komitmennya untuk mengelola komunikasi merek secara strategis, konsisten, dan berdampak berkelanjutan.

Komitmen tersebut tercermin dalam pencapaian Tim Brand Communication BINUS University yang meraih rekognisi nasional pada ajang Indonesia Brand Communication Excellence 2025, yang diselenggarakan oleh Majalah MIX MarComm dari SWA Media Group. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas praktik komunikasi merek yang dinilai mampu memadukan pemanfaatan teknologi digital, kekuatan kreativitas, serta konsistensi nilai dan identitas institusi di tengah lanskap media yang semakin terfragmentasi.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, BINUS University mengembangkan sistem pendidikan yang dirancang secara terstruktur, di mana mahasiswa menempuh masa studi akademik selama 2,5 tahun sesuai program studi yang dipilih. Pada tahap ini, mahasiswa dibekali fondasi keilmuan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti Enrichment Program, sebuah program pengembangan yang memungkinkan mereka memulai langkah karier lebih awal sebagai profesional, wirausaha, peneliti, maupun melanjutkan studi di dalam dan luar negeri. Program ini mencakup berbagai jalur pengembangan, mulai dari magang profesional, kewirausahaan, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga studi lanjut dan internasional. Keseluruhan pesan tersebut dikomunikasikan melalui strategi komunikasi terpadu, meliputi konten digital, kolaborasi alumni, storytelling edukatif, serta berbagai aktivasi offline yang relevan dengan karakter dan kebutuhan Generasi Z.

Pengakuan yang diraih BINUS University melalui Indonesia Brand Communication Excellence 2025 didasarkan pada proses penilaian yang komprehensif, mencakup penjurian profesional, pendalaman strategi komunikasi melalui sesi wawancara, serta analisis data digital. Penilaian menitikberatkan pada integrasi kampanye, efektivitas pesan, relevansi terhadap audiens, serta kemampuan brand dalam membangun dan menjaga ekuitas merek secara berkelanjutan.

Pencapaian ini juga sejalan dengan diskursus yang berkembang dalam forum Indonesia Marketing Communication Outlook 2026, yang menyoroti tantangan komunikasi merek di era algoritma. BINUS University memandang bahwa teknologi, data, dan AI seharusnya berperan sebagai enabler untuk memperkuat pesan, bukan sebagai penentu utama arah komunikasi. “Di era algoritma, tantangan komunikasi brand bukan sekadar bagaimana tampil di ruang digital, tetapi bagaimana tetap relevan, bermakna, dan dipercaya dalam jangka panjang. Bagi BINUS University, teknologi adalah alat untuk memperkuat pesan—bukan menggantikan nilai, empati, dan visi strategis,” ujar Aldridge Christian Seubelan, Manager Brand Communication BINUS University.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa komunikasi merek di sektor pendidikan memiliki tanggung jawab yang lebih luas, karena tidak hanya membangun persepsi publik, tetapi juga membawa misi edukasi dan dampak sosial. Oleh karena itu, BINUS University secara konsisten mengembangkan pendekatan komunikasi yang berfokus pada kejelasan positioning, kekuatan narasi, serta relevansi terhadap kebutuhan generasi muda dan masyarakat.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen BINUS University untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia melalui pendidikan yang relevan, berdampak, dan berorientasi masa depan. Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi secara strategis, BINUS University berupaya menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya mencetak lulusan siap berkarier, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Kampanye #MulaiLebihAwal menjadi representasi nyata bagaimana BINUS University menerjemahkan visi Fostering and Empowering the Society ke dalam komunikasi yang bermakna dan mudah dipahami oleh generasi muda Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa