KAI Divre IV Tanjungkarang Lakukan Audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi dalam Pengelolaan Aset dan Penegakan Hukum

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Lampung beserta jajaran dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antara KAI dan aparat penegak hukum.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kajati Provinsi Lampung, Danang Suryo Wibowo, di Kantor Kejati Lampung, Bandar Lampung. Sementara dari pihak KAI Divre IV Tanjungkarang hadir Plt. Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, didampingi oleh Deputy Divre IV Tanjungkarang, Budi Heryanto, serta sejumlah pejabat struktural lainnya.

Dalam audiensi tersebut, Mohamad Ramdany menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengelolaan aset milik negara.

“Audiensi ini kami lakukan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara KAI dengan Kejaksaan Tinggi Lampung, terutama dalam penegakan hukum dan pengamanan aset negara di bawah penguasaan KAI. Selain itu, kami juga menjajaki potensi kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Ramdany.

KAI Divre IV Tanjungkarang menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta memastikan setiap aset negara yang dikelola dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui audiensi ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus membangun hubungan harmonis dengan instansi penegak hukum dan pemerintah daerah guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib hukum, serta mendukung percepatan pembangunan sektor transportasi di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.

Image

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa