Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu

Pekanbaru – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui Regional III yang beroperasi di Riau, perusahaan perkebunan negara tersebut menyalurkan dana lebih dari Rp3 miliar untuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Indragiri Hulu.

Program tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama tahun ini adalah membantu pemerintah daerah dalam penanganan stunting, yang masih menjadi persoalan serius di wilayah berjuluk Sri Gemilang itu.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin Angin, mengatakan bahwa pelaksanaan program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan PalmCo.

“Kami percaya, keberlanjutan perusahaan hanya bisa terwujud jika masyarakat di sekitar kami juga tumbuh dan sejahtera. Karena itu, PTPN IV PalmCo berkomitmen menjalankan program sosial yang memberi manfaat langsung, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan mutu pendidikan, hingga dukungan terhadap pemerintah dalam menekan angka stunting,” ujar Irwan.

Irwan menambahkan, program TJSL yang disalurkan tidak hanya berfokus pada kegiatan bantuan, tetapi diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk membangun ekonomi masyarakat pedesaan yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Kami ingin program ini menjadi contoh bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan perubahan sosial. TJSL bukan sekadar tanggung jawab, tetapi investasi sosial jangka panjang,” tambahnya.

Apresiasi terhadap langkah PTPN IV PalmCo datang dari Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, yang menilai program tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PTPN IV Regional III yang telah berkontribusi dengan menyalurkan dukungan berupa TJSL-nya kepada Kabupaten Indragiri Hulu,” kata Ade.

Bupati Ade juga berharap inisiatif PalmCo dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya di daerah untuk ikut berperan dalam pembangunan sosial, khususnya dalam penanggulangan stunting dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, terutama dalam memerangi stunting yang hingga kini masih menjadi persoalan, perlu terus diperkuat. Kami berharap komitmen yang telah ditunjukkan PTPN IV PalmCo bisa menjadi contoh baik bagi perusahaan lain,” ujarnya.

Dengan realisasi program TJSL senilai Rp3 miliar tersebut, PTPN IV PalmCo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar kebun, serta memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan di Riau.

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa