Efisiensi Logistik Wujudkan Industri yang Kuat dan Kompetitif

Cilegon, 11 Nopember 2025 – Ketahanan rantai pasok kini menjadi isu krusial bagi keberlanjutan industri nasional. Tantangan seperti tingginya biaya logistik, ketimpangan infrastruktur antar wilayah, dan birokrasi yang rumit masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor industri dan transportasi nasional.

Isu-isu tersebut akan
menjadi sorotan dalam ALFI CONVEX 2025 (Asosiasi Logsitik dan Forwarder
Indonesia), pameran dan konferensi logistik terbesar di Indonesia, yang
menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari energi, transportasi,
hingga manufaktur, untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Adapun ajang
ini akan menjadi ruang strategis menyatukan visi pemerintah  dan swasta hingga mitra internasional dalam
mempercepat pembangunan infrastruktur logistik Indonesia. “Logistik yang
efisien adalah nadi dari industri. Terutama industri baja bagi saya. Biaya
logistik yang tinggi dan birokrasi yang kompleks berdampak langsung pada harga
pokok produksi dan daya saing nasional. Karena itu, Krakatau Steel mendukung
penuh percepatan pembangunan sistem logistik nasional yang lincah,
terintegrasi, dan adaptif,” ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero)
Tbk, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA (Indonesia Iron
& Steel Industry Association) dan Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia).

Membedah Tantangan Logistik Indonesia

Sektor logistik
Indonesia masih menghadapi tantangan mendasar yang perlu dibenahi secara
sistemik. Biaya logistik nasional dinilai masih jauh lebih tinggi dibandingkan
negara tetangga di kawasan ASEAN. Inefisiensi di pelabuhan, biaya truking yang
mahal, dan proses birokrasi yang berbelit menjadi penyebab utama tingginya
ongkos logistik.

Kondisi ini
semakin terasa di luar Pulau Jawa, di mana ketimpangan infrastruktur masih
lebar. Keterbatasan pelabuhan, jalan, dan fasilitas pendukung membuat arus
distribusi bahan baku maupun produk baja tidak merata, dan berujung pada
kenaikan biaya distribusi. Di sisi lain, tumpang tindih regulasi antara
pemerintah pusat dan daerah, serta tingginya dwelling time di pelabuhan utama,
memperlambat pergerakan logistik nasional.

Selain persoalan
infrastruktur dan regulasi, peningkatan kualitas SDM logistik juga menjadi
kunci penting. Dalam era digitalisasi industri, kemampuan tenaga kerja untuk
memahami sistem logistik modern dan teknologi rantai pasok tentunya akan menjadi
faktor pembeda dalam menciptakan efisiensi nasional.

“Perlu dilakukan
transformasi menyeluruh mulai dari digitalisasi logistik, konektivitas antar moda,
hingga harmonisasi kebijakan pusat dan daerah. Dengan fondasi yang kuat
tersebut, industri baja di Indonesia bisa tumbuh lebih efisien dan bersaing di
pasar global,” tambah Akbar Djohan.

Logistik yang Lincah untuk Kemandirian Industri

Dalam kerangka
Asta Cita Pembangunan Nasional, Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan
transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan kemandirian industri. Dan
cita-cita tersebut bisa diwujudkan jika Indonesia memiliki sistem logistik yang
tangguh dan lincah.

Kemandirian
industri baja nasional dapat terwujud melalui rantai pasok yang efisien. Melalui
logistik yang terintegrasi dan konektivitas yang kuat, Sehingga  dapat mendukung akselerasi Asta Cita dalam
membangun kemandirian ekonomi nasional, mempercepat hilirisasi industri, dan
menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Melalui forum strategis
seperti ALFI CONVEX 2025, diharapkan dapat mendorong terciptanya efisiensi
rantai pasok nasional. Sebagai bagian dari ekosistem industri, diharapkan
berbagai unsur dapat terus memperkuat
kolaborasi dengan pelaku logistik.

  • Related Posts

    Aktifkan Emergency Management Team, NHM Perkuat Penanganan Karhutla

    Gosowong, 27 Oktober 2026 – Kondisi cuaca kering yang berlangsung cukup lama di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, berdampak pada penurunan ketersediaan air dan meningkatnya…

    DPD PAPPRI DKI Jakarta dan Ussy Pieters Entertainment Gelar “Festival Parade Band Sejabodetabek 2026” di DeHeng House Jakarta

    Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) DKI Jakarta berkolaborasi bersama Ussy Pieters Entertainment menggelar ajang Festival Parade Band Sejabodetabek 2026. Acara musik…

    You Missed

    From Cultural Discoveries to Family Adventures: Experience Singapore in Full

    From Cultural Discoveries to Family Adventures: Experience Singapore in Full

    10 Reasons Singapore Should Be on Every Filipino Family Traveler’s List

    10 Reasons Singapore Should Be on Every Filipino Family Traveler’s List

    What Happens When You Experience Singapore Beyond the Usual Itinerary

    What Happens When You Experience Singapore Beyond the Usual Itinerary

    PAL Invites Filipinos to Experience “Full Fun” in Singapore

    PAL Invites Filipinos to Experience “Full Fun” in Singapore

    Why More Filipino Families Are Choosing Singapore for Their Next Getaway

    Why More Filipino Families Are Choosing Singapore for Their Next Getaway

    One Bad Landing on the Pickleball Court Could Cost You More Than the Game

    One Bad Landing on the Pickleball Court Could Cost You More Than the Game