KAI Daop 2 Ingatkan, Keselamatan Perjalanan KA di Perlintasan Sebidang Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan bersama, khususnya di area jalur kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah saat melewati perlintasan sebidang.

Image

“Bagi pengguna jalan raya, kami mengimbau untuk selalu berdisiplin dan berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang, pastikan berhenti sejenak, tengok kiri dan kanan, serta dahulukan perjalanan kereta api yang melintas. Jangan menerobos palang pintu yang sedang tertutup, karena hal ini sangat membahayakan,” ujar Kuswardojo.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga menegaskan bahwa jalur kereta api hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta, bukan untuk aktivitas lainnya. Saat ini masih ditemui warga yang berjalan, bermain, nongkrong hingga menggunakan jalur kereta api sebagai lokasi berfoto. Tindakan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

Berdasarkan data, sepanjang Tahun 2025 hingga hari ini (20 September 2025) tercatat sudah ada 39 kejadian orang menemper KA di jalur rel dan 11 kejadian kendaraan menemper KA di perlintasan sebidang. Sedangkan di Tahun 2024, tercatat ada 50 kejadian orang menemper KA dan 16 kejadian kendaraan menemper KA.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di area jalur rel demi menjaga keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung bersama stakeholder terkait secara rutin juga melakukan sosialisasi keselamatan perkeretaapian ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk melalui kampanye keselamatan ke masyarakat, di sekolah sekolah juga di perlintasan sebidang, hingga melalui rekan-rekan media.

Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan keselamatan perjalanan kereta api dapat terwujud sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkesan.

  • Related Posts

    Kenalkan Komuter Anti-Krisis: NebengAja Hadir saat Harga BBM Melonjak di Seluruh Asia

    Di tengah lonjakan harga BBM dan tekanan inflasi, NebengAja hadir sebagai platform carpooling berbasis web terdepan di Indonesia — menghubungkan pengemudi dan penumpang terverifikasi yang searah, memangkas biaya transportasi harian…

    Untuk Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan, Sejumlah KA Dialihkan Melewati wilayah Daop 2 Bandung Imbas Gangguan Perjalanan KA di Stasiun Bumiayu

    Bandung (Jawa Barat), 6 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan KA Bangunkarta (161) di Stasiun Bumiayu di Daop…

    You Missed

    DeltaSpike Unveils Strategic Roadmap Following VentureTECH Investment

    DeltaSpike Unveils Strategic Roadmap Following VentureTECH Investment

    DeltaSpike Accelerates Regional Expansion Following Strategic Investment

    DeltaSpike Accelerates Regional Expansion Following Strategic Investment

    Kenalkan Komuter Anti-Krisis: NebengAja Hadir saat Harga BBM Melonjak di Seluruh Asia

    Kenalkan Komuter Anti-Krisis: NebengAja Hadir saat Harga BBM Melonjak di Seluruh Asia

    Bescost Printing Launches “Kwentong Bescost” to Spotlight the People Behind Every Print and Sign

    Bescost Printing Launches “Kwentong Bescost” to Spotlight the People Behind Every Print and Sign

    Untuk Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan, Sejumlah KA Dialihkan Melewati wilayah Daop 2 Bandung Imbas Gangguan Perjalanan KA di Stasiun Bumiayu

    Untuk Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan, Sejumlah KA Dialihkan Melewati wilayah Daop 2 Bandung Imbas Gangguan Perjalanan KA di Stasiun Bumiayu

    Wall Street Menguat Setelah 6 Bulan, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Euforia?

    Wall Street Menguat Setelah 6 Bulan, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Euforia?