Harga Emas Hari Ini 10 September 2025: Antam, Pegadaian, PAXG & XAUT

Jakarta, 10 September 2025 – Akhir – akhir ini harga emas menunjukkan pergerakan yang bervariasi di berbagai platform perdagangan. Emas, yang dikenal luas sebagai instrumen investasi andalan dan aset safe haven, terus menarik perhatian investor di tengah dinamika pasar global.

Secara global, harga emas saat ini berada di level Rp1.920.509,36 per gram. Angka ini mencerminkan kondisi pasar dunia dan sering kali menjadi acuan utama bagi pergerakan harga di tingkat lokal. Kenaikan atau penurunan harga emas dunia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan moneter, inflasi, dan sentimen investor terhadap risiko geopolitik.

Di pasar domestik, harga emas dari produsen terkemuka seperti Antam dan Pegadaian mengalami penyesuaian. Emas Antam 1 gram dibanderol seharga Rp2.086.000, sementara harga di Pegadaian untuk berat yang sama tercatat Rp2.076.000. Perbedaan ini mencerminkan fluktuasi harga di masing-masing penyedia. Sementara itu, UBS Gold menawarkan harga jual emas 1 gram sebesar Rp2.079.185.

Selain emas fisik, pasar juga memperkenalkan opsi investasi modern, yaitu emas digital. Bittime, sebagai platform perdagangan aset digital, menyediakan produk emas digital seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). 

Produk ini menawarkan fleksibilitas dan likuiditas 24 jam, memungkinkan transaksi kapan saja tanpa terhalang biaya cetak atau penyimpanan fisik. Harga PAXG per gram mencapai Rp60.010.522 dan XAUT per gram sebesar Rp60.017.476, menunjukkan premium yang mencerminkan karakteristik dan keunggulannya sebagai aset digital.

Meskipun emas fisik dengan sertifikat kepemilikan masih menjadi pilihan utama bagi banyak investor, popularitas emas digital terus meningkat, terutama di kalangan investor muda yang mencari kemudahan dan efisiensi dalam berinvestasi. Kombinasi emas fisik dan digital kini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin mendiversifikasi portofolio investasi mereka dengan aset yang stabil dan berharga ini.

Namun, Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Karena itu sangat penting untuk terus mencari informasi, melakukan riset, diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya sebelumnya memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto.

  • Related Posts

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    Cirebon, (26/10) – Memperingati 70 tahun pengabdiannya, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Cirebon terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat melalui peresmian fasilitas sumur bor di Pondok Pesantren…

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    Jakarta, 23 Oktober 2026. Transformasi digital di industri teknologi finansial (fintech) tidak hanya berkaitan dengan pengembangan produk dan layanan keuangan, tetapi juga dengan kesiapan sumber daya manusia di baliknya. Seiring…

    You Missed

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

    PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers