KOLTIVA Tunjuk Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman, Tandai Babak Baru Kepemimpinan Global dalam Rantai Pasok Berkelanjutan

– KOLTIVA resmi mengangkat Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman, memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas kepemimpinan global di sektor pertanian berkelanjutan dan ketertelusuran rantai pasok.

– Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di perusahaan global seperti Microsoft dan Deloitte, Joe akan memimpin penguatan tata kelola, perluasan investasi, dan ekspansi pasar KOLTIVA di wilayah-wilayah strategis seperti Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

– Kehadiran Joe memperkuat peran KOLTIVA sebagai mitra utama bagi perusahaan yang ingin memenuhi regulasi global seperti EUDR, dengan menghadirkan solusi end-to-end yang menggabungkan teknologi ketertelusuran digital berbasis geospasial dan pendampingan langsung kepada petani kecil untuk memastikan keberlanjutan dari hulu hingga hilir.

Joe Keen Poon, Executive Chairman KOLTIVA

Dalam langkah strategis untuk mempertegas ekspansi global di bidang pertanian berkelanjutan dan ketertelusuran rantai pasok, perusahaan teknologi pertanian (AgriTech) yang berbasis di Indonesia dan Swiss serta didukung modal ventura, KOLTIVA, mengumumkan penunjukan Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman. Pengangkatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan KOLTIVA memperkuat kepemimpinan globalnya di sektor ini. 

Kepemimpinan baru ini menjadi momen krusial bagi KOLTIVA dalam mempercepat misinya membangun rantai pasokan yang inklusif, bebas deforestasi, dan sepenuhnya dapat ditelusur—selaras dengan regulasi global terkini seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR), CSDDD, CSRD, serta meningkatnya tuntutan kepatuhan terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).  

Penunjukan Joe Keen Poon sebagai Executive Chairman menegaskan komitmen KOLTIVA terhadap keberlanjutan, transparansi, dan inovasi di sektor pertanian. Sebagai eksekutif global berpengalaman, Joe mempunyai lebih dari 30 tahun pengalaman mengembangkan teknologi berdampak sosial dan usaha ke arah keberlanjutan. Rekam jejak kepemimpinannya mencakup perusahaan-perusahaan papan atas seperti Microsoft, Deloitte, Surbana Jurong, dan terakhir sebagai Group CEO Singapore Institute of Management (SIM). 

Dalam perannya, Joe akan memegang peranan sentral dalam memperkuat tata kelola perusahaan, membuka jalur investasi baru, serta memastikan solusi KOLTIVA tetap dapat diskalakan, aman, dan berorientasi hasil nyata. Pengangkatannya menandai babak baru bagi KOLTIVA: memanfaatkan analisis canggih untuk menghadirkan bukan hanya transparansi, tetapi juga wawasan ke depan dan ketahanan dalam rantai pasokan pertanian. 

Didirikan pada 2013, KOLTIVA telah berkembang pesat menjadi salah satu mitra teknologi terpercaya di sektor pertanian, bekerja sama dengan lebih dari 1,9 juta produsen di 65 negara. Ekosistem terintegrasinya—mulai dari platform ketertelusuran, layanan perluasan kapasitas melalui pelatihan lapangan langsung oleh jaringan agronomis, hingga alat pembayaran digital dan program pelatihan petani kecil—telah menjadi komponen krusial bagi pelaku agribisnis, perusahaan, dan pemasok dalam menghadapi tantangan keberlanjutan yang semakin kompleks saat ini. 

Joe Keen Poon akan membantu KOLTIVA menyempurnakan visi jangka panjang, memperdalam dampak di seluruh rantai pasokan, dan membangun kemitraan masa depan yang selaras dengan triple bottom line—People, Planet, dan Profit.  “KOLTIVA berada di perpaduan antara pertanian, aksi iklim, inklusi keuangan, dan transformasi digital,” kata Joe Keen Poon. “Bergabung dengan tim ini bukan hanya pencapaian dalam bidang profesional—melainkan komitmen nyata untuk membentuk ulang cara dunia mendapatkan bahan makanan dan bahan baku, sekaligus mendukung petani kecil di daerah terpencil yang menanamnya.”  

Joe Keen Poon akan bekerja sama dengan CEO dan Co-Founder, Manfred Borer, serta tim manajemen untuk memperkuat kehadiran KOLTIVA di pasar utama mereka—termasuk Indonesia, Asia-Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika—pasar strategis yang menentukan masa depan penyediaan bahan berkelanjutan. 

“Kami telah membangun fondasi yang kokoh, berakar pada integritas data, teknologi berfokus pada manusia, operasi lapangan, dan kepercayaan klien,” ujar Manfred Borer, CEO KOLTIVA. “Kini, saatnya memperluas skala. Dengan kehadiran Joe Keen Poon, kami memperoleh mitra yang memiliki wawasan dan pengalaman global untuk memandu babak berikutnya—ekspansi lintas benua sambil tetap terhubung erat dengan komunitas petani di pedesaan.” 

Meskipun penunjukan ini membawa perspektif global baru, hal ini juga menegaskan kesinambungan misi dan nilai KOLTIVA. Perusahaan tetap terfokus untuk mendukung upaya penyediaan bahan baku yang etis, inklusif, dan ketahanan iklim melalui kombinasi teknologi dan kehadiran langsung di lapangan. Pendekatan KOLTIVA yang mengintegrasikan keahlian lapangan dan ketertelusuran digital terus diakui oleh pelaku usaha global, lembaga pemerintah, kemitraan publik-swasta, organisasi non-pemerintah, hingga investor yang berorientasi pada dampak iklim. 

“Seiring bergesernya lanskap regulasi—terutama dengan diberlakukannya European Union Deforestation Regulation (EUDR)—perusahaan di seluruh dunia menghadapi tekanan untuk memverifikasi legalitas dan keberlanjutan sumber bahan baku mereka. KOLTIVA telah menjadi pelopor dalam gerakan ini, menghadirkan ketertelusuran menyeluruh dari hulu ke hilir dan verifikasi geospasial berbasis poligon untuk komoditas seperti minyak sawit, karet, kakao, dan kopi,” tutup Joe Keen Poon. “Hal menarik dari peran ini bagi saya bukan hanya teknologi, tetapi juga fokus berkelanjutan perusahaan dalam memberdayakan produsen dan membangun kepercayaan antar pemangku kepentingan. Di situlah keberlanjutan yang sebenarnya dimulai.” 

  • Related Posts

    Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

    Perkembangan teknologi finansial telah membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat modern untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi dunia secara langsung. Salah satu instrumen finansial yang semakin populer di kalangan pelaku pasar adalah…

    Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

    Pemegang saham restui buyback Rp4 triliun dan penyegaran Dewan Komisaris sebagai penopang akselerasi transformasi digital TelkomGroup. Jakarta, 8 Juni 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengeluarkan keputusan strategis…

    You Missed

    Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

    Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global

    Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

    Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

    Foreign Companies Face Growing Compliance Challenges When Hiring Remote Talent in Indonesia

    Foreign Companies Face Growing Compliance Challenges When Hiring Remote Talent in Indonesia

    Harga Emas Masih Dibayangi Tren Turun, Peluang Koreksi ke Area 4.096 Tetap Terbuka

    Harga Emas Masih Dibayangi Tren Turun, Peluang Koreksi ke Area 4.096 Tetap Terbuka

    Xmersive เตรียมนำเสนอ “KISS OF LIFE จากทัวร์เปิดตัวในญี่ปุ่น [Lucky Day]”พร้อมเปิดจำหน่ายบัตรโปรโมชั่นพิเศษ ตั้งแต่วันนี้เป็นต้นไป

    Xmersive เตรียมนำเสนอ “KISS OF LIFE จากทัวร์เปิดตัวในญี่ปุ่น  [Lucky Day]”พร้อมเปิดจำหน่ายบัตรโปรโมชั่นพิเศษ ตั้งแต่วันนี้เป็นต้นไป

    PetroSync Encourages Competency Development through Specialized Industrial Training Programs

    PetroSync Encourages Competency Development through Specialized Industrial Training Programs