{"id":39497,"date":"2026-02-02T17:01:57","date_gmt":"2026-02-02T08:01:57","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39497"},"modified":"2026-02-02T17:01:57","modified_gmt":"2026-02-02T08:01:57","slug":"bangun-sekolah-rakyat-tahap-ii-di-aceh-menteri-pu-pastikan-konstruksi-cepat-tepat-dan-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39497","title":{"rendered":"Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, 2 Februari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh. Percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana banjir bandang sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga rentan.<\/p>\n<p>Menteri<br \/>\nPekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur<br \/>\npendidikan ini adalah manifestasi komitmen pemerintah dalam meningkatkan<br \/>\nkualitas sumber daya manusia (SDM).<\/p>\n<p>\u201cKementerian PU<br \/>\nmemastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat,<br \/>\ndan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Penyediaan<br \/>\ninfrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak<br \/>\ngenerasi yang unggul dan berdaya saing. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di<br \/>\nProvinsi Aceh, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025\u20132026 dengan total<br \/>\nnilai kontrak sekitar Rp1,53 triliun ini berada di bawah tanggung jawab Satuan<br \/>\nKerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh, Direktorat Jenderal Prasarana<br \/>\nStrategis Kementerian PU. Pekerjaan konstruksi ini dibagi menjadi dua paket<br \/>\nstrategis berdasarkan wilayah kerja dan kontraktor pelaksana.<\/p>\n<p>Paket pertama,<br \/>\nyakni Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1, mencakup wilayah Kabupaten<br \/>\nAceh Besar, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Paket ini dikerjakan oleh<br \/>\nkontraktor pelaksana KSO PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya<br \/>\nKarya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak sebesar Rp782,29 miliar. Masa<br \/>\npelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung selama 240 hari kalender,<br \/>\nterhitung sejak 28 November 2025 dengan target penyelesaian pada 25 Juli 2026.<br \/>\nHingga 30 Januari 2026, progres fisik paket ini tercatat mencapai 2,81 persen.<\/p>\n<p>Sementara itu,<br \/>\npaket kedua atau Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 meliputi wilayah<br \/>\nKabupaten Nagan Raya, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil. Paket<br \/>\npekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan nilai<br \/>\nkontrak Rp757,05 miliar. Dengan masa pelaksanaan yang sama, yaitu 240 hari<br \/>\nkalender, pekerjaan dimulai pada 18 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada<br \/>\n14 Agustus 2026. Saat ini, progres fisik untuk paket kedua telah mencapai 1,70<br \/>\npersen.<\/p>\n<p>Sekolah Rakyat<br \/>\nTahap II dibangun di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh<br \/>\npemerintah daerah. Bangunan ini didesain secara komprehensif, tidak hanya<br \/>\nsebagai tempat belajar, tetapi juga memperhatikan aspek mitigasi risiko bencana<br \/>\ndemi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Setiap lokasi sekolah akan<br \/>\ndilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, mulai dari asrama siswa dan guru,<br \/>\nruang kelas berbasis teknologi, pusat pembelajaran digital, laboratorium<br \/>\nketerampilan, hingga perpustakaan. Selain itu, fasilitas penunjang kesehatan<br \/>\ndan aktivitas siswa juga disiapkan secara lengkap, meliputi klinik kesehatan,<br \/>\nkantin dan dapur sehat, lapangan olahraga, serta area hijau.<\/p>\n<p>Pembangunan di<br \/>\nAceh ini merupakan bagian dari program nasional Sekolah Rakyat Tahap II yang<br \/>\ndilaksanakan secara serentak di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102<br \/>\nkabupaten\/kota. Secara nasional, program ini menargetkan kapasitas tampung<br \/>\nsekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), yang<br \/>\nterdiri atas 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA. Hingga 23<br \/>\nJanuari 2026, capaian fisik nasional berada di angka 4,56 persen.<\/p>\n<p>Kementerian PU<br \/>\noptimistis seluruh infrastruktur Sekolah Rakyat Tahap II dapat diselesaikan<br \/>\npada periode Juni\u2013Agustus 2026, sehingga siap digunakan sepenuhnya pada tahun<br \/>\najaran 2026\/2027.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/1967af8a-afc4-43e7-bd95-37157eedb896\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, 2 Februari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh. Percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam upaya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39498,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39497","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39497"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39497\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}