{"id":39447,"date":"2026-02-01T02:01:55","date_gmt":"2026-01-31T17:01:55","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39447"},"modified":"2026-02-01T02:01:55","modified_gmt":"2026-01-31T17:01:55","slug":"tinjau-proses-normalisasi-sungai-kuranji-di-sumatera-barat-menteri-pu-pastikan-progres-percepatan-rehabilitasi-pascabencana-sesuai-rencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39447","title":{"rendered":"Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana"},"content":{"rendered":"<p>PADANG, 31 Januari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (30\/1). Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memastikan percepatan penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera Barat berjalan sesuai rencana.<\/p>\n<p>Dalam tinjauan<br \/>\ntersebut, Menteri Dody didampingi oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre<br \/>\nRosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, dan Wali Kota Padang Fadly Amran.<br \/>\nMenteri Dody menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk segera memulihkan<br \/>\nwilayah terdampak dengan kualitas pembangunan yang lebih baik.<\/p>\n<p>&#8220;Arahan<br \/>\nPak Presiden jelas, daerah yang terdampak bencana harus secepat-cepatnya<br \/>\ndibangun kembali, dan masyarakat yang terdampak harus dilibatkan dalam proses<br \/>\npembangunan,&#8221; kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Melalui<br \/>\nDirektorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU sedang melakukan penanganan<br \/>\npada Sungai Kuranji untuk menjamin fungsi pengairan irigasi. Meskipun<br \/>\nkewenangan irigasi berada di daerah, Menteri Dody menyatakan bahwa pemerintah<br \/>\npusat turun tangan karena hal ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Sungai<br \/>\nKuranji ini kita tangani karena memiliki fungsi utama untuk pengairan irigasi.<br \/>\nMemang kemudian saya mendapat informasi bahwa masyarakat juga menggunakan<br \/>\nairnya untuk mandi dan air minum. Namun sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo,<br \/>\nmanakala menyangkut kehidupan dasar masyarakat, maka semua bisa ditangani oleh<br \/>\npusat kalau diperlukan,&#8221; ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Menyoroti<br \/>\npenggunaan air irigasi untuk kebutuhan sehari-hari warga, Menteri Dody mengakui<br \/>\nbahwa kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut masih<br \/>\nbelum memadai (<i>under capacity<\/i>). Sebagai solusi jangka panjang, Menteri<br \/>\nPU meminta dukungan lintas pihak untuk membahas skema pemenuhan air bersih yang<br \/>\nlebih layak.<\/p>\n<p>&#8220;Saya<br \/>\nminta tolong pihak-pihak terkait dapat duduk bersama untuk membahas skema<br \/>\npembagiannya. Supaya nanti kami bisa menarik pipa dari SPAM untuk melayani<br \/>\nmasyarakat yang ada di Kuranji dan sekitarnya. Itu rencana ke depan dalam tahap<br \/>\nrehabilitasi dan rekonstruksi,&#8221; jelas Menteri Dody.<\/p>\n<p>Penanganan<br \/>\nSungai Kuranji difokuskan pada dua ruas utama, yaitu Ruas Batu Busuk dan Ruas<br \/>\nGunung Nago. Pada <b>Ruas Batu Busuk, Kementerian PU tengah melakukan p<\/b>erbaikan<br \/>\nalur sungai sepanjang 2.439 meter dan perkuatan tebing sepanjang 1.916 meter.<br \/>\nSementara pada <b>Ruas Gunung Nago, dilakukan p<\/b>erbaikan alur sungai<br \/>\nsepanjang 2.320 meter dan perkuatan tebing sepanjang 1.916 meter.<\/p>\n<p>Selain<br \/>\nnormalisasi, pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi juga akan dibangun\u00a0<i>checkdam<\/i>\u00a0di Hulu Jembatan Batu Busuk. Bangunan<br \/>\nini berfungsi untuk mengendalikan dasar sungai, menahan sedimen (<i>debris<\/i>),<br \/>\nserta melindungi konstruksi jembatan jalan lintas Sumatera.<\/p>\n<p>Terkait<br \/>\npenyediaan air bersih darurat, Kementerian PU saat ini tengah memverifikasi<br \/>\ntitik-titik yang memenuhi kriteria untuk pembangunan sumur bor. &#8220;Untuk<br \/>\nsementara kita juga masih menggunakan mobil tangki air sambil mendukung<br \/>\nPDAM,&#8221; ungkap Menteri Dody.<\/p>\n<p>Sementara itu,<br \/>\nWakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan dukungan penuh DPR RI<br \/>\nterhadap langkah rekonstruksi dan rehabilitasi yang dilakukan Kementerian PU<br \/>\ndalam menangani daerah terdampak bencana di Sumatera Barat. Ia mengungkapkan<br \/>\nbahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pemulihan Sumatera<br \/>\nBarat.<\/p>\n<p>&#8220;Total<br \/>\nanggaran infrastruktur untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat<br \/>\nmencapai Rp18,9 triliun. Seluruhnya telah disiapkan oleh Pemerintah Presiden<br \/>\nPrabowo untuk membangun kembali Sumatera Barat, mulai dari jalan, jembatan,<br \/>\nirigasi, normalisasi sungai, SPAM, hingga gedung-gedung sekolah, perkantoran,<br \/>\nmasjid, dan musala. Semua akan dibangun kembali melalui Kementerian PU,&#8221;<br \/>\nujar Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade.<\/p>\n<p>Sebelum<br \/>\nmeninjau Sungai Kuranji, Menteri Dody juga mengunjungi PDAM Gunung Pangilun di<br \/>\nKota Padang. Kunjungan ini dilakukan untuk membahas rencana relokasi dan<br \/>\nrekonstruksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun yang tidak dapat<br \/>\nberfungsi optimal akibat penurunan kualitas air baku di\u00a0<i>intake<\/i>\u00a0Sungai Batang Kuranji.<\/p>\n<p>Program kerja<br \/>\nini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam<br \/>\nmenjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/2f17e1b6-6e05-4a7b-b3aa-12e9c915e60e\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PADANG, 31 Januari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (30\/1). Kunjungan kerja ini dilakukan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39448,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}