{"id":39208,"date":"2026-01-27T16:02:16","date_gmt":"2026-01-27T07:02:16","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39208"},"modified":"2026-01-27T16:02:16","modified_gmt":"2026-01-27T07:02:16","slug":"gempa-pacitan-11-perjalanan-ka-di-daop-7-madiun-dihentikan-perjalanannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=39208","title":{"rendered":"Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya"},"content":{"rendered":"<p>Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur Laut Pacitan-Jawa Timur) kedalaman 105 Km pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.<\/p>\n<p>Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya<\/p>\n<p>Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur Laut Pacitan-Jawa Timur) kedalaman 105 Km pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.<\/p>\n<p>Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan sesuai Standar Operasional (SOP) bila terjadi gempa semua KA berhenti.<\/p>\n<p>&#8220;SOP kami bila terjadi gempa, semua KA berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur KA menunggu dipastikan harus semua jalur aman dilewati KA di wilayah pasca gempa yang terasa,&#8221; terang Tohari.<\/p>\n<p>Menurut Tohari apabila gempa dirasakan, maka KA yang sedang dalam perjalanan diminta berhenti secara serentak. Hal itu dilakukan oleh pengendali KA melalui radio lokomotif terpusat.<\/p>\n<p>Setelah seluruh KA berhenti, selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) melakukan pemantauan guna memastikan kondisi jalan maupun jembatan dalam kondisi aman dilewati KA pascagempa yang terasa.<\/p>\n<p>Adapun KA- KA yang berhenti pasca gempa, di wilayah Daop 7 Madiun, sejumlah 11 KA, diantaranya:<\/p>\n<p>1.\tKA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun-Pasarsenen berhenti di Stasiun Walikukun <\/p>\n<p>2.\tKA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong-Blitar berhenti di Stasiun Walikukun<\/p>\n<p>3.\tKA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo-Madiun berhenti di Stasiun Madiun<\/p>\n<p>4.\tKA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (KA 161) berhenti di Stasiun Madiun<\/p>\n<p>5.\tKA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen (KA 89) berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan-Caruban<\/p>\n<p>6.\tKA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi-Geneng<\/p>\n<p>7.\tKA Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen-Blitar berhenti di petak jalan Magetan Madiun<\/p>\n<p>8.\tKA Sancaka (KA 81B) relasi Surabayagubeng-Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk<\/p>\n<p>9.\tKA Malabar (KA 69) relasi Malang-Bandung berhenti di Stasiun Papar<\/p>\n<p>10.\tKA Parcel Tengah (KA 302) di petak jalan antara Sukomoro-Baron<\/p>\n<p>11.\tKA Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang<\/p>\n<p>\u201cSetelah jalur dinyatakan aman untuk dilintasi KA, pada pukul 08.49 semua KA dapat berjalan normal sesuai grafik perjalanan KA,\u201d imbuh Tohari<\/p>\n<p>KAI senantiasa berkomitmen mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA. Potensi bahaya sekecil apapun harus di minimalisir guna memastikan keselamatan penumpang dan petugas KA.<\/p>\n<p>Salam<\/p>\n<p>PT KAI Daop 7 Madiun<\/p>\n<p>Manager Humas<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/68db9627-5984-4897-a59a-324f350e20bb\/3164798b-5bba-44dc-9d55-d3bcae3826a3\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39209,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39208","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39208"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39208\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}