{"id":36346,"date":"2025-12-02T18:22:44","date_gmt":"2025-12-02T09:22:44","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=36346"},"modified":"2025-12-02T18:44:55","modified_gmt":"2025-12-02T09:44:55","slug":"kai-daop-2-bandung-siap-layani-pelanggan-pada-masa-angkutan-natal-dan-tahun-baru-2025-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=36346","title":{"rendered":"KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025\/2026"},"content":{"rendered":"\n<p>Bandung, Jawa Barat\u00a0\u2013 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan\u00a0kesiapan penuh\u00a0dalam menghadapi masa\u00a0Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)\u00a0yang akan berlangsung selama\u00a018 hari, mulai\u00a018 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Seluruh aspek operasi, pelayanan, dan keselamatan telah disiapkan secara optimal agar masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api yang\u00a0selamat, aman, nyaman, dan berkesan.<\/p>\n<p>Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung,\u00a0Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Daop 2 Bandung siap menjalankan tugas pelayanan dan pengawasan sepanjang masa Angkutan Nataru ini. \u201cKAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh aspek operasional, sarana, prasarana, dan pelayanan pelanggan dalam kondisi siap. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan setiap perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,\u201d ujar Kuswardojo.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/cbffa2cd-3455-4d1f-aca4-e6ce19ae7ce4\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Pada masa Angkutan Nataru tahun ini, KAI Daop 2 Bandung menyediakan\u00a0total 287.316 tempat duduk (TD)\u00a0untuk 18 hari perjalanan, atau sekitar\u00a015.962 TD per hari.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/7f86045c-a13c-4688-85a7-6b0989a5adb1\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Sebanyak\u00a029 perjalanan KA\u00a0akan dioperasikan, terdiri dari:<\/p>\n<p>&#8211; 24 perjalanan\u00a0KA Reguler<\/p>\n<p>&#8211; 1 perjalanan\u00a0KA Fakultatif (Parahyangan)<\/p>\n<p>&#8211; 4 perjalanan\u00a0KA Tambahan, yakni 2 KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong\u2013Surabaya Gubeng, dan KA Kutojaya Selatan Tambahan.<\/p>\n<p>Hingga\u00a01 Desember 2025, telah terjual\u00a063.924 tiket\u00a0atau sekitar\u00a022,2%\u00a0dari total kapasitas. Dari jumlah tersebut,\u00a016.492 tiket\u00a0merupakan hasil dari program\u00a0tiket diskon 30%\u00a0yang ditawarkan kepada masyarakat. Adapun KA dengan tingkat penjualan tertinggi hingga saat ini yaitu\u00a0KA Kahuripan, KA Kutojaya Selatan, KA Cikuray, KA Papandayan, dan KA Lodaya. Untuk mendukung kelancaran operasional, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan, 30 unit lokomotif, 3 trainset KRDE, dan 275 unit kereta.<\/p>\n<p>KAI Daop 2 Bandung juga meningkatkan berbagai layanan di stasiun untuk mendukung kenyamanan pelanggan yakni dengan menyediakan loket penjualan Tiket Go Show KA Jarak Jauh di 8 stasiun, Loket Pembatalan tiket di 5 stasiun, Layanan Pelanggan di 3 stasiun, fasilitas Check-In Counter di 21 stasiun, fasilitas Face Recognition Boarding Gate di 2 stasiun, dan Loket penjualan KA Lokal Siliwangi di 3 stasiun (Cipatat, Cianjur, Cibeber).<\/p>\n<p>Untuk memastikan keselamatan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung menambah\u00a0154 petugas ekstra\u00a0yang terdiri dari:<\/p>\n<p>&#8211; 58 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ)<\/p>\n<p>&#8211; 63 Petugas Penjaga Perlintasan<\/p>\n<p>&#8211; 33 Petugas Penjagaan di Daerah Pantauan Khusus (Dapsus)<\/p>\n<p>Selain itu, disiagakan\u00a0770 personel pengamanan, terdiri dari:<\/p>\n<p>&#8211; 682 personel\u00a0Polsuska dan Security<\/p>\n<p>&#8211; 20 personel\u00a0kewilayahan rutin\u00a0(Babin Kamtibmas, Babinsa, Brimob)<\/p>\n<p>&#8211; 68 personel\u00a0PAM eksternal\u00a0(Denpom, Lanal, dan K-9).<\/p>\n<p>Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung menetapkan\u00a053 lokasi daerah pantauan khusus (Dapsus), yang terdiri dari tanah bergerak, rawan longsor, rawan banjir, dan BH rawan. Penempatan\u00a0Alat Material Untuk Siaga (AMUS),\u00a0sarana khusus,\u00a0lokomotif posko, dan\u00a0sarana cadangan\u00a0juga dilakukan di beberapa titik strategis seperti\u00a0Cibungur, Purwakarta, Bandung, Cibatu, Tasikmalaya, dan Banjar.<\/p>\n<p>KAI Daop 2 Bandung bersama\u00a0Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan\u00a0telah melaksanakan\u00a0Ramp Check Keselamatan Sarana dan Prasarana, serta\u00a0Ramp Check Standar Pelayanan Minimum (SPM)\u00a0di berbagai stasiun dan rangkaian kereta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur operasional dalam kondisi siap dan laik operasi.<\/p>\n<p>Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama masa Nataru, disiapkan berbagai layanan tambahan yakni Customer Service Mobile:\u00a014 petugas, yang djtugaskan di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi, dan Tasikmalaya. Selain itu juga disediakan Posko Kesehatan dari internal di 10 lokasi, menyediakan tenaga medis berupa\u00a06 dokter umum dan 37 paramedis, Rumah Sakit Provider yang telah bekerja sama dengan KAI, mobil Ambulance, peralatan AED di 2 lokasi, dan Ruang menyusui di 10 stasiun. <\/p>\n<p>KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat untuk\u00a0merencanakan perjalanan dengan baik\u00a0serta\u00a0membeli tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra resmi KAI, demi menghindari penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandung, Jawa Barat\u00a0\u2013 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan\u00a0kesiapan penuh\u00a0dalam menghadapi masa\u00a0Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)\u00a0yang akan berlangsung selama\u00a018 hari, mulai\u00a018 Desember 2025&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36348,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36346"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36347,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36346\/revisions\/36347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/36348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}