{"id":36223,"date":"2025-12-01T12:45:53","date_gmt":"2025-12-01T03:45:53","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=36223"},"modified":"2025-12-01T13:44:42","modified_gmt":"2025-12-01T04:44:42","slug":"kai-divre-i-sumut-percepat-perbaikan-jalur-medan-binjai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=36223","title":{"rendered":"KAI Divre I Sumut Percepat Perbaikan Jalur Medan \u2013 Binjai"},"content":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus melakukan percepatan perbaikan jalur kereta api lintas Medan \u2013 Binjai yang sebelumnya terdampak banjir. Upaya ini dilakukan untuk normalisasi jalur serta memastikan keselamatan perjalanan KA Srilelawangsa relasi Medan \u2013 Binjai yang hingga 1 Desember 2025 masih belum dapat beroperasi.\n<\/p>\n<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus melakukan percepatan perbaikan jalur kereta api lintas Medan \u2013 Binjai yang sebelumnya terdampak banjir. Upaya ini dilakukan untuk normalisasi jalur serta memastikan keselamatan perjalanan KA Srilelawangsa relasi Medan \u2013 Binjai yang hingga 1 Desember 2025 masih belum dapat beroperasi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/7c8518a3-0239-4b74-ac93-307b20771ad6\/public\" alt=\"Perbaikan jalur KA di lintas Medan - Binjai\" \/><\/p>\n<p>Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As\u2019ad Habibuddin, menyampaikan bahwa dalam sepekan terakhir terdapat tiga titik jalur yang mengalami gogosan (longsor pada jalur rel akibat tergerus aliran air), yaitu di km 8+3\/4, km 9+5\/8, dan km 15+5\/6.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/88ee42cc-81c1-4219-ae66-869bdb32f6f1\/public\" alt=\"Perbaikan jalur KA di lintas Medan - Binjai\" \/><\/p>\n<p>\u201cKAI saat ini dalam proses penambahan serta pemadatan batu balas sebanyak 800 hingga 1.200 m\u00b3 pada jalur terdampak. Batu balas tersebut dikirimkan dari Stasiun Bamban,\u201d ujar As\u2019ad.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/42e568bb-7b76-434e-ab03-ef8332e4660a\/public\" alt=\"Perbaikan jalur KA di lintas Medan - Binjai\" \/><\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa pekerjaan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga prasarana transportasi agar tetap berfungsi optimal. Diharapkan setelah seluruh perbaikan selesai, jalur Medan \u2013 Binjai dapat kembali beroperasi secara maksimal dan memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.<\/p>\n<p>Sementara itu, operator KA Srilelawangsa, PT Railink, menjelaskan bahwa meskipun lintas Medan \u2013 Binjai masih belum dapat dilalui, perjalanan KA relasi Medan \u2013 Bandara Kualanamu tetap beroperasi normal.<\/p>\n<p>Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa total 20 perjalanan KA Srilelawangsa\u2014terdiri dari 17 perjalanan relasi Medan \u2013 Binjai dan 3 perjalanan relasi Medan \u2013 Binjai \u2013 Kualabingai\u2014terpaksa dibatalkan karena kondisi jalur belum memungkinkan untuk dilewati perjalanan kereta api.<\/p>\n<p>\u201cPT Railink menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas pembatalan perjalanan KA Srilelawangsa lintas Medan \u2013 Binjai \u2013 Kualabingai. Keselamatan menjadi prioritas utama kami, sehingga perjalanan kereta api hanya dapat dilakukan jika kondisi jalur rel telah dinyatakan aman oleh petugas,\u201d tegas Ayep.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus melakukan percepatan perbaikan jalur kereta api lintas Medan \u2013 Binjai yang sebelumnya terdampak banjir. Upaya ini dilakukan untuk normalisasi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36225,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36224,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36223\/revisions\/36224"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/36225"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}