{"id":29750,"date":"2025-09-19T23:46:22","date_gmt":"2025-09-19T14:46:22","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29750"},"modified":"2025-09-20T00:45:06","modified_gmt":"2025-09-19T15:45:06","slug":"menteri-pu-tinjau-perbaikan-infrastruktur-rusak-akibat-banjir-di-nagekeo-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29750","title":{"rendered":"Menteri PU Tinjau Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir di Nagekeo, NTT"},"content":{"rendered":"<p>Nagekeo-NTT, 19 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan ini memprioritaskan perbaikan jalan dan jembatan untuk memulihkan akses dan memperlancar distribusi logistik bagi warga terdampak.<\/p>\n<p>Banjir yang dipicu<br \/>\nhujan deras sejak 8 September 2025 lalu tidak hanya merusak infrastruktur,<br \/>\ntetapi juga menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Sejumlah rumah,<br \/>\nkendaraan, dan ternak hanyut terbawa arus deras. Bencana ini juga memakan<br \/>\nkorban jiwa, dengan data sementara mencatat enam orang meninggal dunia dan tiga<br \/>\norang lainnya masih dalam pencarian.<\/p>\n<p>Kerusakan paling<br \/>\nsignifikan terjadi pada infrastruktur jembatan. Tercatat delapan jembatan<br \/>\nmengalami rusak berat, dua di antaranya bahkan terputus total, yakni Jembatan<br \/>\nTeodhae 1 dan Teodhae 2 di Desa Sawu. Putusnya kedua jembatan ini melumpuhkan<br \/>\nakses vital yang menghubungkan warga Desa Sawu dengan Mauponggo, ibu kota<br \/>\nkecamatan setempat.<\/p>\n<p>Dalam kunjungannya<br \/>\nlangsung ke Nagekeo, Jumat (19\/9\/2025), Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan<br \/>\nkomitmen pemerintah untuk penanganan yang cepat dan maksimal.<\/p>\n<p>\u201cBencana ini harus<br \/>\nkita tanggulangi secara maksimal dan secepat-cepatnya karena yang terdampak<br \/>\nadalah masyarakat,\u201d ujar Menteri Dody. \u201cUntuk jembatan yang terputus (Teodhae 1<br \/>\ndan 2) akan dipasangkan jembatan bailey agar proses rehabilitasi bisa dipercepat.<br \/>\nKe depannya akan dibuat Sabo DAM pada bagian hulu sungai supaya kejadian<br \/>\nseperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang,\u201d tambah Menteri Dody.<\/p>\n<p>Sebagai respons<br \/>\ntanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)<br \/>\nNTT, Direktorat Jenderal Bina Marga, telah mengerahkan sejumlah alat berat ke<br \/>\nlokasi bencana. Armada tersebut terdiri dari lima unit ekskavator, empat dump<br \/>\ntruck, dan satu truck crane. Di lapangan, tim juga telah memasang rambu-rambu<br \/>\nperingatan di titik-titik rawan serta mulai membangun bronjong untuk menahan<br \/>\nerosi lebih lanjut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/10a08011-fa80-4a81-140a-385142499000\/public\" alt=\"Peci Hitam \u2013 Bapak Doddy Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Langkah cepat<br \/>\npemerintah pusat ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Nagekeo,<br \/>\nSimplisius Donatus, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang<br \/>\ndiberikan.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran Bapak<br \/>\nMenteri hari ini membuktikan negara melalui Kementerian PU hadir ketika rakyat<br \/>\nNagekeo sedang kesulitan. Selain itu dengan hadirnya Bapak Menteri membuktikan<br \/>\njuga bahwa Nagekeo tidak sendirian,\u201d kata Bupati Simplisius.<\/p>\n<p>Untuk mempercepat<br \/>\npemulihan konektivitas, BPJN NTT bersinergi dengan tim TNI dari Kodam Udayana<br \/>\nuntuk membangun jembatan bailey darurat. Jembatan Teodhae 1 yang memiliki<br \/>\npanjang 30 meter dikerjakan oleh BPJN NTT, sementara Jembatan Teodhae 2 dengan<br \/>\npanjang yang sama dikerjakan oleh Tim Kodam Udayana.<\/p>\n<p>Saat ini, pekerjaan difokuskan<br \/>\npada Jembatan Bailey Teodhae 1. Proses yang sedang berjalan meliputi penggalian<br \/>\nuntuk abutmen atau kepala jembatan, perakitan kawat bronjong sebagai dudukan<br \/>\njembatan, serta mobilisasi 2.700 kawat bronjong. Pekerjaan fondasi ini<br \/>\nditargetkan rampung pada minggu keempat September 2025.<\/p>\n<p>Melalui kerja sama<br \/>\ndengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan seluruh elemen masyarakat,<br \/>\nKementerian PU terus bekerja cepat memperbaiki infrastruktur di Kabupaten<br \/>\nNagekeo. Diharapkan, dengan pulihnya seluruh jalur strategis dan fasilitas<br \/>\npublik berdampak positif bagi mobilitas warga dan roda perekonomian daerah<br \/>\nsegera bergerak kembali.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari<br \/>\n\u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari<br \/>\nPresiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nagekeo-NTT, 19 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan ini memprioritaskan perbaikan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29752,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29751,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29750\/revisions\/29751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}