{"id":29642,"date":"2025-09-18T23:20:58","date_gmt":"2025-09-18T14:20:58","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29642"},"modified":"2025-09-18T23:45:13","modified_gmt":"2025-09-18T14:45:13","slug":"dukung-amanat-presiden-prabowo-pada-program-makan-bergizi-gratis-kementerian-pu-percepat-bangun-sppg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29642","title":{"rendered":"Dukung Amanat Presiden Prabowo pada Program Makan Bergizi Gratis, Kementerian PU Percepat Bangun SPPG"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah konkret untuk menyiapkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.<\/p>\n<p>Langkah strategis ini dipertegas melalui penandatanganan Surat Keputusan<br \/>\nBersama antara Kementerian PU, BGN, dan Kementerian Dalam Negeri, yang<br \/>\nberlangsung di Gedung BGN, Jakarta, pada Kamis (18\/9\/2025).<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa Program MBG memiliki cakupan<br \/>\nyang jauh lebih luas dari sekadar program sosial. Menurutnya, program ini<br \/>\nadalah bagian integral dari strategi pembangunan nasional yang juga sejalan<br \/>\ndengan sasaran PU608 untuk menurunkan angka kemiskinan, menekan Incremental<br \/>\nCapital Output Ratio (ICOR), dan mendorong pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cProgram MBG adalah amanat Presiden Prabowo untuk mencetak generasi<br \/>\nIndonesia yang sehat dan cerdas. Program ini juga mendorong ekonomi lokal<br \/>\ndengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM. Dengan demikian, MBG bukan hanya<br \/>\nprogram sosial, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan nasional,\u201d ujar<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/c423544e-f0a4-41df-2ef8-633c76ce3f00\/public\" alt=\"Paling kanan - Menteri PU, Dody Hanggodo\" \/><\/p>\n<p>Sebagai wujud nyata tindak lanjut, Kementerian PU dan BGN telah menyiapkan<br \/>\nSPPG. Sebuah prototipe untuk sentra ini bahkan telah ditetapkan secara resmi<br \/>\nmelalui Keputusan Menteri PU Nomor 628 Tahun 2025 sebagai pedoman nasional.<br \/>\nSaat ini, tiga unit percontohan sudah dibangun di Jambi, Banjar, dan Kebumen.<br \/>\nMasing-masing unit sengaja dibangun dengan tipe konstruksi yang berbeda untuk<br \/>\ndijadikan model pengembangan lebih lanjut di daerah lain.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil survei bersama yang dilakukan BGN dan Kemendagri pada 13<br \/>\nAgustus hingga 2 September 2025, teridentifikasi ada 1.314 lokasi potensial di<br \/>\nseluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, sebanyak 801<br \/>\nlokasi dinyatakan memenuhi syarat, dan 483 lokasi di antaranya ditetapkan siap<br \/>\nuntuk dibangun.<\/p>\n<p>\u201cDari total 483 lokasi tersebut, Kementerian PU akan menangani 264 titik<br \/>\nlokasi di berbagai provinsi, termasuk 11 lokasi strategis di kawasan Pos Lintas<br \/>\nBatas Negara (PLBN),\u201d kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Menteri Dody menambahkan bahwa percepatan pembangunan SPPG akan difokuskan<br \/>\npada wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) serta kawasan PLBN.<br \/>\n\u201cFokus percepatan pembangunan diarahkan pada wilayah 3T serta kawasan PLBN,<br \/>\nmengingat kebutuhan layanan gizi yang sangat mendesak dan pentingnya kehadiran<br \/>\nnegara di lokasi tersebut,\u201d tambah Menteri Dody.<\/p>\n<p>Dukungan dari berbagai pihak pun mengalir. Kepala BGN, Dadan Hindayana,<br \/>\nmenyampaikan apresiasinya atas kolaborasi multisektor ini. Ia menyoroti betapa<br \/>\npentingnya peran kementerian lain untuk mencapai target yang telah ditetapkan<br \/>\noleh presiden.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PU sangat penting bagi<br \/>\nBGN karena kami harus memenuhi target Presiden Prabowo. Sampai saat ini telah<br \/>\nada 8.344 SPPG yang 100% didanai masyarakat, kontribusi yang luar biasa. Dan<br \/>\nkini BGN mendapatkan komitmen dari Kementerian PU, bahwa ada anggaran<br \/>\nKementerian PU yang bisa digunakan untuk pembangunan SPPG di daerah terpencil,\u201d<br \/>\nungkap Kepala BGN Dadan.<\/p>\n<p>Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menegaskan<br \/>\nkomitmen pihaknya. Kemendagri akan berperan dalam penyiapan lahan untuk<br \/>\npembangunan SPPG yang akan dieksekusi oleh Kementerian PU.<\/p>\n<p>\u201cSesuai dengan arahan Presiden, Kementerian PU akan membangun dan<br \/>\nKemendagri akan menyiapkan lahannya. Kami siap untuk terus bekerja sama.<br \/>\nMudah-mudahan MoU ini menjadi awal langkah kita ke depan agar program MBG<br \/>\nberjalan lancar dan dapat menjangkau target sesuai harapan Presiden. Mari<br \/>\nbersama-sama kita dukung,\u201d kata Mendagri Tito.<\/p>\n<p>Langkah kolaboratif antara Kementerian PU, BGN, dan Kementerian Dalam<br \/>\nNegeri dalam menyiapkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi ini menjadi fondasi<br \/>\npenting bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sinergi lintas<br \/>\nkementerian ini diharapkan dapat memastikan program yang diamanatkan oleh<br \/>\nPresiden Prabowo Subianto tersebut berjalan lancar untuk mewujudkan generasi<br \/>\nIndonesia yang lebih sehat\u00a0dan\u00a0cerdas.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211;<br \/>\nBerdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah konkret untuk menyiapkan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29644,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29643,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29642\/revisions\/29643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}