{"id":29078,"date":"2025-09-12T12:11:08","date_gmt":"2025-09-12T03:11:08","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29078"},"modified":"2025-09-12T12:45:06","modified_gmt":"2025-09-12T03:45:06","slug":"kementerian-pu-memaparkan-program-2026-dalam-rdp-di-komisi-v-dpr-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=29078","title":{"rendered":"Kementerian PU Memaparkan Program 2026 dalam RDP di Komisi V DPR RI"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 12 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memaparkan rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2026 dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di hadapan Komisi V DPR RI. Pertemuan yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (11\/9), menjadi forum strategis untuk mendalami Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian\/Lembaga (RKA-K\/L) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2026.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, Kementerian PU<br \/>\nmerinci usulan pagu anggaran sebesar Rp118,5 triliun yang akan dialokasikan<br \/>\nuntuk berbagai program prioritas dan kebutuhan anggaran di lingkungan<br \/>\nKementerian PU.<\/p>\n<p>Membuka RDP, Ketua Komisi V DPR RI,<br \/>\nLasarus, menekankan bahwa forum tersebut merupakan bagian penting dari proses<br \/>\npembahasan anggaran Kementerian\/Lembaga. Ia berharap Kementerian PU dapat<br \/>\nmenyesuaikan program kerjanya berdasarkan masukan dari dewan.<\/p>\n<p>\u201cDalam kesempatan ini kita akan<br \/>\nmelakukan pendalaman untuk alokasi fungsi dan program. Mohon untuk Kementerian<br \/>\nPU dalam penyusunan program TA 2026 disesuaikan sesuai masukan dan saran dari<br \/>\nKomisi V DPR RI sebagaimana yang telah kita jalani,\u201d ujar Lasarus.<\/p>\n<p>Dalam RDP, Sekretaris Jenderal<br \/>\nKementerian PU, Wida Nurfaida, memaparkan secara rinci alokasi pagu anggaran<br \/>\nRp118,5 triliun untuk Kementerian PU. Dijelaskan bahwa anggaran tersebut<br \/>\ndialokasikan ke berbagai unit utama, di antaranya: Sekretariat Jenderal sebesar<br \/>\nRp576,85 miliar, Inspektorat Jenderal Rp107,81 miliar, Direktorat Jenderal<br \/>\nSumber Daya Air Rp34,73 triliun, dan Direktorat Jenderal Bina Marga yang<br \/>\nmendapat alokasi terbesar, yaitu Rp45,61 triliun.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/a4df3a25-e06d-4ed3-c0bb-c9ce50e7fd00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Alokasi selanjutnya kepada: Direktorat<br \/>\nJenderal Cipta Karya sebesar Rp12,03 triliun dan Direktorat Jenderal Prasarana<br \/>\nStrategis sebesar Rp24,10 triliun. Selain itu, unit pendukung lainnya seperti<br \/>\nDirektorat Jenderal Bina Konstruksi memperoleh Rp599,03 miliar, Direktorat<br \/>\nJenderal Pembiayaan Infrastruktur Rp147,13 miliar, Badan Pengembangan<br \/>\nInfrastruktur Wilayah Rp172,93 miliar, serta Badan Pengembangan SDM (BPSDM)<br \/>\nsebesar Rp403,93 miliar.<\/p>\n<p>\u201cKami berkomitmen memanfaatkan alokasi<br \/>\nanggaran ini untuk memperkuat fungsi kelembagaan, mendukung pembangunan<br \/>\ninfrastruktur, sekaligus memastikan tata kelola kelembagaan yang transparan dan<br \/>\nakuntabel,\u201d tegas Sekjen Wida.<\/p>\n<p>Dalam RDP, Sekjen Wida juga menekankan<br \/>\nbahwa Kementerian PU juga sedang melakukan transformasi layanan publik, berupa<br \/>\npenerapan Pelayanan Publik Terpadu melalui aplikasi Sahabat PU, penguatan<br \/>\nPortal Perizinan Kementerian PU yang terintegrasi OSS, pengelolaan Big Open<br \/>\nData untuk keterbukaan informasi, serta sistem digitalisasi layanan keuangan<br \/>\ndan tata naskah dinas.<\/p>\n<p>\u201cDari perencanaan, pengelolaan<br \/>\nkeuangan, layanan publik, hingga transformasi digital, semuanya diarahkan agar<br \/>\nKementerian PU dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,\u201d ungkap<br \/>\nSekjen Wida. Ditambahkannya, agenda transformasi layanan juga mencakup<br \/>\npenyediaan fasilitas publik berbasis digital, pengelolaan aset negara dengan<br \/>\nsistem barcode dan geotagging, serta penguatan kerja sama lintas<br \/>\nkementerian\/lembaga dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan<br \/>\ninfrastruktur nasional.<\/p>\n<p>Menggarisbawahi arah kebijakan tahun<br \/>\n2026, Sekjen Wida mengungkapkan bahwa Kementerian PU tidak hanya fokus pada<br \/>\npembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas tata<br \/>\nkelola dan pelayanan internal. \u201cDengan dukungan Komisi V DPR RI, kami optimis<br \/>\ndapat meningkatkan kinerja kelembagaan dan menghadirkan layanan publik yang<br \/>\nlebih transparan, cepat, dan mudah diakses masyarakat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Di akhir RDP, Sekjen Wida mengucapkan<br \/>\nterima kasih atas masukan dan arahan terkait pendalaman anggaran terhadap<br \/>\nEselon I. \u201cKami akan segera melakukan sinkronisasi dengan unit organisasi<br \/>\nlainnya, agar segera dapat disampaikan kepada pimpinan dan anggota DPR,\u201d kata<br \/>\nSekjen Wida.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Ketua Komisi V DPR RI<br \/>\nLasarus kembali menyampaikan harapannya agar hasil RDP dapat segera<br \/>\nditindaklanjuti secara efektif oleh Kementerian PU. \u201cMudah-mudahan Kementerian<br \/>\nPU dapat menyikapi dengan cerdas, cepat, dan cermat. DPR RI sebagai mitra juga<br \/>\nberusaha mengimbangi Kementerian PU agar seluruh anggaran yang telah disiapkan<br \/>\nnegara dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,\u201d kata Lasarus.<\/p>\n<p>Pemaparan program 2026 oleh<br \/>\nKementerian PU dalam RDP bersama Komisi V DPR RI ini merupakan langkah awal<br \/>\ndalam proses legislasi anggaran tahun 2026, yang diharapkan dapat menghasilkan<br \/>\nprogram kerja yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi seluruh rakyat<br \/>\nIndonesia.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 12 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memaparkan rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2026 dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di hadapan Komisi V DPR&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29080,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29078"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29079,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29078\/revisions\/29079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}