{"id":20077,"date":"2025-06-11T23:39:00","date_gmt":"2025-06-11T14:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=20077"},"modified":"2025-06-11T23:45:00","modified_gmt":"2025-06-11T14:45:00","slug":"ikon-ibu-kota-wisma-46-yang-raih-sertifikat-green-building","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asianicinsights.com\/?p=20077","title":{"rendered":"Ikon Ibu Kota, Wisma 46 yang Raih Sertifikat Green Building"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu ikon arsitektur Ibu Kota, Wisma 46 Kota BNI, resmi mengantongi sertifikat GREENSHIP Existing Building peringkat Gold dari Green Building Council (GBC) Indonesia. Gedung yang mulai beroperasi pada 1996 itu menjadi bukti green building dapat diaplikasikan melalui sejumlah usaha terukur yang konsisten. <\/p>\n<p><b>JAKARTA <\/b>&#8212; Salah satu ikon arsitektur Ibu<br \/>\nKota, Wisma 46 Kota BNI, resmi mengantongi sertifikat GREENSHIP Existing<br \/>\nBuilding peringkat Gold dari Green Building Council (GBC) Indonesia. Gedung<br \/>\nyang mulai beroperasi pada 1996 itu menjadi bukti <i>green building <\/i>dapat diaplikasikan melalui sejumlah usaha terukur<br \/>\nyang konsisten. <\/p>\n<p>Nazarudin, Building Manager Wisma 46,<br \/>\nmengatakan keberhasilan Wisma 46 Kota BNI meraih GREENSHIP Existing<br \/>\nBuilding peringkat Gold tidak lepas dari keinginan untuk menjadikan Wisma 46<br \/>\nsebagai gedung yang ramah dan nyaman bagi penggunanya dan juga terhadap<br \/>\nlingkungan serta menerapkan konsep berkelanjutan (<i>sustainability<\/i>). <\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin Wisma 46 tidak hanya<br \/>\nmenjadi ikon, tetapi juga harus menonjol dalam hal keberlanjutan. Salah satunya<br \/>\nmelalui penerapan standar <i>green building<\/i>,&#8221;<br \/>\nujarnya.<\/p>\n<p>Dia menuturkan, PT Swadharma Primautama<br \/>\nselaku pengembang dan pengelola Wisma 46 mencermati adanya peluang untuk tetap<br \/>\nmenjadikan Wisma 46 sebagai pilihan utama kantor bagi para pengusaha. <\/p>\n<p>Salah satunya adalah dengan menerapkan<br \/>\npraktik Green Building agar dapat memberikan kondisi gedung yang nyaman bagi para<br \/>\n<i>tenant<\/i> namun tetap ramah terhadap lingkungan. Hal yang tidak kalah<br \/>\npentingnya adalah lokasi yang strategis dan mudah diakses dengan transportasi<br \/>\numum.<\/p>\n<p>Secara desain &amp; arsitektur, Wisma 46 memiliki<br \/>\nkeunggulan dalam hal efisiensi energi, terutama dalam hal pengkondisian udara<br \/>\ndan pencahayaan alami. Pada sisi timur dan barat, Wisma 46 mempunyai permukaan<br \/>\nyang lebih kecil dibanding sisi utara dan selatan. Dengan demikian, hal ini<br \/>\ndapat meredam paparan sinar matahari sehingga suhu di dalam ruang tidak naik<br \/>\nterlalu tinggi. <\/p>\n<p>Selain itu, fasade Wisma 46 menggunakan<br \/>\nkaca yang dapat membuat sinar matahari masih bisa tetap masuk sehingga dapat berfungsi<br \/>\nsebagai pencahayaan alami. Adapun sisi utara dan selatan mempunyai bidang lebih<br \/>\nluas, menggunakan kombinasi antara kaca dengan precast yang dilengkapi dengan<br \/>\nrockwoll, sehingga pencahayaan alami masih tercukupi dan mampu meredam panas dengan<br \/>\nbaik.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melihat<br \/>\nada banyak peluang lain yang bisa diterapkan dan dikembangkan agar ke depan<br \/>\nWisma 46 memperoleh predikat tertinggi untuk <i>green building<\/i>, yaitu Platinum&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Nazarudin melanjutkan, untuk meraih<br \/>\nsertifikat green building, pihaknya pertama-tama melakukan <i>self-assessment<\/i> untuk mengukur sejauh mana Wisma 46 dapat memenuhi<br \/>\nstandar dan klausul pada Greenship Rating Tools. Setelah<br \/>\nmelihat hasil <i>self assesment<\/i>, pengelola semakin yakin bahwa Wisma 46 mampu<br \/>\nmeraih sertifikat Green Building.<\/p>\n<p>Selanjutnya, perusahaan mengundang<br \/>\nkonsultan untuk membantu mengawal proses sertifikasi Green Building Wisma 46, serta<br \/>\nmelakukan evaluasi secara berkala sebelum diajukan kepada pihak pemeriksa<br \/>\n(verifikator) dan penguji (<i>assessor<\/i>).<\/p>\n<p>Dalam hal ini Verifikator adalah lembaga<br \/>\nindependen, dalam hal ini, PT Sucofindo yang bertugas melakukan verifikasi dan<br \/>\nkesesuaian antara item-item pada Rating Tools dengan kondisi aktual di lapangan.\n<\/p>\n<p>&#8220;Seperti misalnya indeks konsumsi<br \/>\nenergi kami itu 197 kWh\/m2\/ tahun, lebih rendah dari SNI yang menerapkan 250<br \/>\nkWH\/m2\/tahun dan juga terkait konsistensi kami dalam hal perawatan dan<br \/>\npegoperasian peralatan gedung, serta bagaimana pengelolaan sampah dan limbah.<br \/>\nKlaim-klaim ini diuji oleh verifikator independen,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Setelah tim verifikator menyatakan bahwa<br \/>\nkondisi aktual di Wisma 46 sudah sesuai dengan yang diklaim, serta memenuhi<br \/>\ntarget yang ditentukan, yaitu Gold, maka tahap selanjutnya adalah penjadwalan<br \/>\nsidang oleh para penguji atau assesor. <\/p>\n<p>Berdasarkan hasil sidang yang dilakukan<br \/>\ndi hadapan para assesor, Wisma 46 dinyatakan layak mendapatkan Sertifikat<br \/>\nGreenship Green Building dengan predikat GOLD. Melihat konsistensi dan dukungan<br \/>\npenuh dari Manajemen terkait pengelolaan yang berkelanjutan di Wisma 46, dewan<br \/>\npenguji yakin dan memberikan tantangan kepada Wisma 46 agar bisa menaikkan<br \/>\npredikat dari Gold menjadi Platinum pada resertifikasi berikutnya.\u00a0 <\/p>\n<p><b>Implementasi Prinsip Green Building<\/b><\/p>\n<p>Nazarudin melanjutkan, terdapat sejumlah<br \/>\npraktik keberlanjutan yang telah dan terus diterapkan di Wisma 46. Sebagai<br \/>\ncontoh Implementasi green building yang dilakukan pada beberapa langkah<br \/>\nberikut:<\/p>\n<p><i>Pertama<\/i>, upaya efisiensi tepat guna dalam hal konsumsi energi.<br \/>\nHal ini dilakukan dengan menggunakan lampu LED, menghemat optimalisasi penggunaan<br \/>\n<i>air conditioner <\/i>(AC) saat gedung<br \/>\ntidak digunakan, dan sejumlah inisiatif pola pengoperasian lainnya. <\/p>\n<p>Pengelola juga<br \/>\nmengadopsi pendekatan teknologi melalui <i>Energy Monitoring System<\/i> guna<br \/>\nmemastikan praktik efisiensi energi dilakukan dengan tepat. <\/p>\n<p>&#8220;Kami juga<br \/>\nmenyadari penghematan tidak hanya terkait teknologi tapi juga ada unsur<br \/>\nkebiasaan pengguna. Itu juga kami dorong melalui kampanye-kampanye dan ajakan<br \/>\nkepada seluruh pengguna gedung Wisma 46,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, pada kategori pemanfaatan air hujan,<br \/>\nkami memiliki instalasi penangkap air hujan yang bisa digunakan kembali untuk<br \/>\noperasional, baik siram taman maupun untuk kebutuhan toilet. Air tersebut rutin<br \/>\ndilakukan pengujian kelayakan oleh lembaga independen untuk memastikan kelayakan dan keamanannya bagi manusia maupun<br \/>\nlingkungan,\u201c ujarnya.<\/p>\n<p>Ia melanjutkan, program efisiensi yang dilakukan<br \/>\ntidak boleh menimbulkan\u00a0 ketidaknyamanan<br \/>\nbagi pengguna. Oleh karena itu, pengelola gedung juga memastikan kualitas dan<br \/>\nhembusan udara yang baik dan memenuhi standar. <\/p>\n<p>Upaya-upaya tersebut, tegasnya, sejalan<br \/>\ndengan keinginan manajemen untuk menyediakan gedung yang layak, ramah bagi<br \/>\npenghuni, nyaman dan sehat. <\/p>\n<p>&#8220;Kami yakin Wisma 46 tidak hanya<br \/>\nmenonjol sebagai ikon, tetapi juga mampu menerapkan praktik <i>green building<\/i><br \/>\nsambil tetap memberikan kenyamanan bagi pengguna,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu ikon arsitektur Ibu Kota, Wisma 46 Kota BNI, resmi mengantongi sertifikat GREENSHIP Existing Building peringkat Gold dari Green Building Council (GBC) Indonesia. Gedung yang mulai beroperasi pada 1996&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20079,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-20077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20078,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20077\/revisions\/20078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asianicinsights.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}