LRT Jabodebek Perkuat Peran sebagai Transportasi Urban Andal dan Ramah Lingkungan

LRT Jabodebek menghadirkan layanan transportasi urban berbasis listrik yang andal dan berkelanjutan. Sistem kelistrikan dibagi untuk fasilitas stasiun dan operasional perjalanan, dilengkapi cadangan di berbagai titik untuk jaga stabilitas layanan. Integrasi antarmoda dan teknologi third rail memastikan perjalanan bebas macet, rendah polusi, serta lebih aman bagi masyarakat perkotaan.

KAI terus memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi urban andalan di kawasan perkotaan dengan menghadirkan layanan yang andal, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.

Sebagai transportasi publik berbasis listrik, LRT Jabodebek memberikan berbagai manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya perjalanan yang bebas dari kemacetan, kontribusi dalam mengurangi polusi udara, serta mendukung upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Selain itu, LRT Jabodebek juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan secara menyeluruh dari titik asal hingga tujuan akhir.

Keandalan layanan tersebut didukung oleh sistem berbasis teknologi serta memiliki sistem cadangan yang dirancang untuk memastikan operasional tetap berjalan stabil dalam berbagai kondisi. Salah satunya, sistem kelistrikan LRT Jabodebek dibagi ke dalam 2 fungsi utama, yakni untuk fasilitas stasiun dan untuk operasional perjalanan.

Kelistrikan fasilitas stasiun digunakan untuk menunjang kenyamanan pengguna, seperti penerangan, eskalator, lift, sistem tiket, serta fasilitas pendukung lainnya. Sementara itu, kelistrikan operasional menjadi tulang punggung perjalanan kereta, termasuk untuk mendukung trainset, sistem persinyalan, telekomunikasi, serta platform screen door.

Dalam operasionalnya, LRT Jabodebek menggunakan sistem elektrifikasi berbasis third rail system yang disuplai dari sumber utama, kemudian diolah melalui Traction Power Substation (TPSs) sebelum disalurkan ke rangkaian kereta. Sistem ini memastikan distribusi daya tetap stabil dan mendukung kelancaran perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kehadiran LRT Jabodebek merupakan bagian dari solusi transportasi perkotaan yang tidak hanya mengutamakan keandalan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Sebagai moda transportasi urban, LRT Jabodebek tidak hanya menawarkan perjalanan yang bebas dari kemacetan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta meningkatkan keselamatan transportasi. Seluruh sistem kami dirancang untuk memastikan layanan tetap andal dan dapat diandalkan setiap hari,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa sistem operasional berlapis yang dilengkapi dengan cadangan dan tersebar diberbagai titik menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas operasional.

“Dengan sistem yang terintegrasi di setiap titik layanan, LRT Jabodebek mampu menjaga konsistensi operasional sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas,” tambahnya.

Melalui penguatan sistem operasional serta peningkatan manfaat bagi pengguna, LRT Jabodebek terus berkomitmen menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem transportasi perkotaan yang modern, efisien, dan berkelanjutan

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Permintaan institusional global dan pertumbuhan domestik mendorong transformasi struktural industri kripto. Jakarta, Indonesia —22 April 2026  Indonesia dinilai berada pada titik penting dalam evolusi industri kripto global, seiring dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dan perubahan struktural yang terjadi di tingkat internasional. Dalam wawancara terbaru bersama CNBC Indonesia, Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan bahwa pasar kripto saat ini tidak lagi dapat dipandang sebagai pasar yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari ekosistem keuangan global yang semakin terintegrasi dengan dinamika makro, termasuk pergerakan suku bunga, likuiditas global, serta ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi perilaku investor di berbagai kelas aset. Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir bukanlah penurunan fundamental, melainkan proses penyesuaian harga yang mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi global, di mana investor kini semakin mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dalam pengambilan keputusan terkait aset digital. Interview ini bisa…

    Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

    Update Info Daop 2 Bd Jumat, 24 April 2026 Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026 Bandung (Jawa Barat), 24 April 2026 –…

    You Missed

    Ractive Digital Demonstrates Measurable Growth Impact for Brands in Thailand’s Competitive Digital Market

    Ractive Digital Demonstrates Measurable Growth Impact for Brands in Thailand’s Competitive Digital Market

    Ractive Digital Launches Data Driven Marketing Framework to Help Thai Businesses Compete in a Digital First Economy

    Ractive Digital Launches Data Driven Marketing Framework to Help Thai Businesses Compete in a Digital First Economy

    Ractive Digital Expands into Thailand to Support Accelerating Digital Transformation

    Ractive Digital Expands into Thailand to Support Accelerating Digital Transformation

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Carziqo turns smart fleet technology into new mobility value

    Carziqo turns smart fleet technology into new mobility value

    Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026

    Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal Pada Jumat, 24 April 2026