Cikampek (15/03) – Seiring dengan mulai berlakunya potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa pada hari ini, mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur terus menunjukkan peningkatan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 168.863 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-7 (11–14 Maret 2026). Volume tersebut meningkat 41,71% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 119.157 kendaraan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan, “Saat ini, jumlah gardu operasi yang melayani transaksi di GT Cikampek Utama sebanyak 30 gardu, yang terdiri dari 19 gardu menuju arah Trans Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta. Pengoperasian gardu tersebut dioptimalkan secara situasional menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang terjadi guna menjaga kelancaran transaksi kendaraan di gerbang tol.”
Ria menambahkan bahwa hingga saat ini belum diberlakukan rekayasa lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, dan kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama masih terpantau aman dan terkendali.
Ria melanjutkan, seiring dengan peningkatan mobilitas tersebut, Jasa Marga Group memberlakukan program potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa untuk memberikan perjalanan yang lebih hemat bagi pengguna jalan. “Salah satunya melalui potongan tarif sebesar 30% bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung pada periode arus mudik yang sudah berlaku sejak pukul 00.00 WIB tanggal 15 Maret 2026 sampai dengan 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Khusus pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan juga memperoleh tambahan potongan tarif sehingga total potongan tarif tol yang diterima dapat mencapai sekitar 46%. Selain itu, JSB juga telah lebih dahulu memberlakukan potongan tarif tol sekitar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang yang berlaku sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026,” jelas Ria.
Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 108.732 kendaraan, meningkat 0,83% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 107.840 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Wilayah Jawa Tengah
a. GT Kalikangkung
Kendaraan menuju Semarang tercatat 88.964 kendaraan (naik 30,62% dari normal 68.111 kendaraan). Sementara kendaraan meninggalkan Semarang tercatat 61.536 kendaraan (naik 4,68% dari normal 58.787 kendaraan).
b. GT Banyumanik
Arus menuju Solo tercatat 110.838 kendaraan (naik 17,10% dari normal 94.653 kendaraan). Sementara arah Jakarta mencapai 73.059 kendaraan (naik 3,51% dari normal 70.580 kendaraan).
Wilayah Jawa Timur
a. GT Warugunung
Kendaraan menuju Surabaya tercatat 88.743 kendaraan (naik 10,31% dari normal 80.451 kendaraan), sementara arah Jakarta mencapai 85.662 kendaraan (naik 11,14% dari normal 77.074 kendaraan).
b. GT Kejapanan Utama
Sebanyak 91.002 kendaraan menuju Malang (turun 4,83% dari normal 95.617 kendaraan), dan 93.572 kendaraan menuju Surabaya (turun 4,07% dari normal 97.541 kendaraan).
c. GT Singosari
Kendaraan menuju Malang tercatat 52.554 kendaraan (turun 6,00% dari normal 55.909 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 48.828 kendaraan (naik 1,92% dari normal 47.908 kendaraan).
PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES





