BRI Life, Resmi Luncurkan Logo Baru dan Identitas Visual Perusahan sebagai Penguatan dan Penyelarasan Strategi Bisnis Ekosistem BRI Group

Pada 19 Februari 2026, PT Asuransi BRI Life (BRI Life) secara resmi mengumumkan peluncuran logo baru dan identitas visual perusahaan sebagai bagian dari rebranding untuk memasuki babak baru transformasi. Direktur BRI Life, Sutadi, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pembaruan tampilan, melainkan mencerminkan arah, semangat, dan komitmen baru BRI Life untuk memperkuat posisi merek sekaligus menjawab meningkatnya kebutuhan perlindungan asuransi jiwa serta dinamika industri, mulai dari peningkatan kesadaran proteksi, perubahan ekspektasi nasabah, hingga inovasi teknologi finansial. Rebranding ini juga ditujukan untuk meningkatkan brand image dan brand awareness, sekaligus memperkuat keselarasan merek dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam ekosistem BRI Group.

Secara implementasi, identitas baru ini terlihat melalui perubahan warna dari kombinasi biru-oranye menjadi nusantara blue yang dipadukan dengan charcoal grey, serta transformasi bentuk logo yang lebih modern dan dinamis namun tetap selaras dengan brand induk. Filosofi supergrafisnya merepresentasikan lapisan perlindungan bagi keluarga Indonesia, dan langkah rebranding ini berjalan seiring penguatan program berkelanjutan seperti perbaikan proses bisnis, penguatan manajemen risiko dan tata kelola, serta modernisasi IT dan keamanan siber.

PT Asuransi BRI Life memasuki babak baru, dimana manajemen perseroan secara resmi mengumumkan perubahan logo perusahaan. Perubahan logo merupakan rangkaian langkah strategis korporasi melalui pergantian identitas visual, yang bertujuan meningkatkan Brand Image dan Brand Awareness BRI Life, serta memperkuat keselarasan merek atau Brand Alignment dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai perusahaan induk .

Melalui langkah rebranding ini, BRI Life memperbarui dan menciptakan citra baru yang lebih segar, modern dan relevan, yang bertujuan menyelaraskan kembali identitas visual dengan visi, nilai, dan arah bisnis yang baru agar tetap kompetitif dan terhubung dengan masyarakat dan korporasi Group BRI.

Direktur BRI Life Sutadi mengemukakan bahwa, BRI Life telah mengumumkan perubahan logo perusahaan yang telah resmi berlaku. Pergantian identitas visual ini sebagai bagian dari proses transformasi yang lebih luas, bukan sekadar pembaruan tampilan. Perubahan logo juga mencerminkan arah baru, semangat baru dan komitmen baru yang lebih kuat kepada nasabah dan masyarakat Indonesia.

”Perubahan logo dan identitas visual tersebut mencerminkan arah dan transformasi strategis bisnis BRI Life pada peningkatan kebutuhan perlindungan asuransi jiwa di Indonesia, sekaligus untuk menyatukan visi, arah, dan komitmen perusahaan, serta penguatan sinergi dan penyelarasan strategi lintas ekosistem di Group BRI,” jelas Sutadi.

BRI Life menyadari, pertumbuhan industri asuransi jiwa nasional yang meningkat pesat, dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan proteksi kesehatan/jiwa, ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi dan beragam, serta perkembangan teknologi informasi finansial yang inovatif dan agresif.

”Untuk itu BRI Life harus relevan, kami harus terus bertransformasi dan berinovasi, dan transformasi itu dimulai dari identitas kami. Inilah latar belakang dari keputusan untuk melakukan rebranding, sebagai simbol bahwa BRI Life siap menatap masa depan dengan cara baru, cara yang lebih kuat, adaptif dan professional,” papar Sutadi.

Warna logo BRI Life yang sebelumnya biru dan orange berubah menjadi nusantara blue yang memperkuat identitas dan positioning BRI Life dengan sentuhan lebih modern dan berpadu dengan warna charcoal grey. Transformasi bentuk dan warna logo baru BRI Life, tetap menjaga kesinambungan identitas dengan brand induk, sekaligus memberi ruang fleksibilitas untuk membangun karakter visual yang lebih modern, dinamis, dan relevan dengan konteks BRI Life.

Filosofi Supergrafis

Adapun logo baru BRI Life tersebut, secara filosofi merepresentasikan lapisan perlindungan yang menyelimuti keluarga Indonesia. Bentuk persegi membulat yang saling berlapis melambangkan proteksi yang memberi rasa aman tanpa membatasi, sementara sudut yang lembut dan arah bentuk yang progresif mencerminkan ketenangan, kehangatan, dan keberlanjutan. Supergrafis ini menegaskan peran BRI Life sebagai pelindung yang selalu hadir di setiap fase kehidupan keluarga Indonesia.

Sutadi mengatakan,”Rebranding logo dan identitas visual baru ini tidaklah berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari langkah berkelanjutan yang saat ini sedang dijalankan BRI Life, meliputi perbaikan proses bisnis untuk peningkatan kualitas produk dan layanan bagi nasabah, penguatan manajemen risiko dan tata kelola, serta modernisasi infrastruktur teknologi informasi (IT) dan keamanan siber berbasis ekosistem”.

Sejalan dengan tujuan Group BRI, rebranding ini adalah untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap Group BRI menjadi lebih positif. Tentunya, dengan logo baru ini akan semakin menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BRI Life,” tutup Sutadi

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa