Kementerian PU Ambil Langkah Perbaikan Darurat pada Jalan dan Jembatan Terputus di Jeumpa, Aceh

BIREUEN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menangani dampak bencana banjir dan tanah longsor yang memutus konektivitas di sejumlah wilayah Sumatera. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan akses jalan dan jembatan merupakan prioritas utama tanggap darurat guna menjamin kelancaran logistik dan mobilitas warga.

Hal tersebut
disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung kondisi infrastruktur terdampak
bencana di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi
Aceh, pada Rabu (21/1/2026). Dalam kunjungan kerja ini, Menteri PU didampingi
oleh Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M Daud, untuk memetakan rencana penanganan
konektivitas, khususnya pada akses Jembatan Alue Limeng yang terputus.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat.
Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka
agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak
terhenti,” ujar Menteri Dody di lokasi peninjauan.

Di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, akses
transportasi lumpuh akibat longsor dan luapan sungai yang menggerus badan jalan
serta merusak struktur penghubung jembatan. Menyikapi kondisi ini, Kementerian
PU berkomitmen segera melakukan tindakan darurat agar wilayah tersebut tidak
terisolasi.

Menteri Dody telah menginstruksikan Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk segera mengambil langkah teknis di lapangan.

“Terkait akses jalan dan jembatan nanti akan segera
ditangani. Saya minta kepada BPJN Aceh untuk segera mencari trase jalan dan
diprioritaskan juga untuk penanganan fungsional dengan jembatan perintis,”
tegas Menteri Dody.

Rekapitulasi Dampak Bencana dan Progres Perbaikan

Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera akhir tahun
lalu telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur jalan nasional
maupun jalan daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan data Kementerian PU, di Provinsi Aceh
tercatat sebanyak 38 ruas jalan nasional dan 16 jembatan nasional terdampak
bencana. Saat ini, seluruh infrastruktur tersebut telah berhasil dipulihkan dan
kembali fungsional.

Namun, kerusakan parah terjadi pada infrastruktur jalan
daerah. Tercatat sebanyak 1.587 ruas jalan daerah dan 615 jembatan daerah
mengalami kerusakan. Hingga saat ini, progres penanganan menunjukkan:

·        
1.095 ruas jalan daerah telah fungsional
kembali.

·        
492 ruas jalan daerah masih dalam tahap perbaikan.

·        
101 jembatan daerah telah fungsional kembali.

·        
514 jembatan daerah sedang dalam proses
perbaikan.

Menteri Dody menekankan bahwa upaya Kementerian PU tidak
berhenti pada tahap tanggap darurat semata. Pemerintah menyiapkan solusi jangka
panjang melalui tahap rekonstruksi untuk memastikan infrastruktur lebih tahan
bencana di masa depan.

“Kita tidak hanya membuka akses sementara, tetapi
juga menyiapkan solusi permanen. Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun
kembali dengan standar teknis yang lebih kuat dan aman, agar kejadian serupa
tidak berulang,” tambah Menteri Dody.

Penanganan akses di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
dilakukan secara bertahap melalui pengerahan alat berat untuk pembersihan
material longsor, pemasangan jembatan sementara, serta perencanaan teknis
pembangunan jalan dan jembatan permanen.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

    Bandung (Jawa Barat), 8 April 2026 — PT KAI (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari (11 Maret…

    PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

    Jakarta, 7 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 Triliun hingga…

    You Missed

    7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

    7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

    PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

    PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun  hingga Februari 2026

    PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

    PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

    15-Year-Old Luis Cinches Jurado Wins 7 Gold Medals at CVIRAA 2026, Emerges as Tagbilaran’s Rising Swim Star

    15-Year-Old Luis Cinches Jurado Wins 7 Gold Medals at CVIRAA 2026, Emerges as Tagbilaran’s Rising Swim Star

    Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

    Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

    Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

    Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa