Pemantauan Emisi Metana Berbasis Drone di Sektor Minyak dan Gas

Upaya pengendalian emisi metana semakin menjadi perhatian utama industri minyak dan gas, seiring meningkatnya tuntutan akan pemantauan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

MetScan hadir sebagai sistem pemantauan metana (CH₄) berbasis drone yang digunakan untuk mendukung pengukuran emisi di jalur pipa serta fasilitas minyak dan gas.

Dikembangkan oleh Soarability, MetScan menggabungkan sensor TDLAS (Tunable Diode Laser Absorption Spectroscopy) dengan pengolahan data berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini memungkinkan deteksi kebocoran metana dilakukan secara non-intrusif dan berbasis pengukuran lapangan, sehingga data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk analisis operasional maupun pelaporan emisi.

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan MetScan sebagai bagian dari solusi pemantauan berbasis drone untuk mendukung kebutuhan inspeksi dan pengelolaan emisi metana di sektor minyak dan gas. Dalam operasionalnya, sistem ini menggunakan drone DJI Matrice 400 untuk mengumpulkan data lapangan secara efisien, termasuk di area yang sulit dijangkau melalui metode inspeksi konvensional.

“Dalam pengelolaan emisi metana, data lapangan yang akurat menjadi kunci. Teknologi pemantauan berbasis drone membantu tim mendapatkan gambaran kondisi di lapangan secara lebih menyeluruh, sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan dengan lebih tepat,” ujar Halo Robotics.

Data hasil pengukuran MetScan kemudian dianalisis dan divisualisasikan dalam bentuk peta 2D dan 3D bergeoreferensi, sehingga tim operasional dapat memahami sebaran konsentrasi metana, melokalisasi sumber emisi, serta menentukan area prioritas untuk inspeksi lanjutan atau tindakan mitigasi.

Pemanfaatan sistem pemantauan berbasis drone seperti MetScan menunjukkan arah transformasi industri minyak dan gas menuju praktik operasional yang lebih terukur dan transparan. Dengan dukungan data yang konsisten, teknologi ini dapat membantu perusahaan memperkuat upaya pengelolaan emisi metana yang selaras dengan kerangka Oil & Gas Methane Partnership (OGMP) 2.0.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Pastikan Pasokan Air Bersih Warga di Wilayah Terdampak Bencana Aceh, Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor

    Aceh, 14 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan air bersih melalui pembangunan…

    Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

    Jakarta, 14 Januari 2026 – Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang signifikan setelah sempat tertahan dalam fase konsolidasi. Bertepatan dengan ini, Bittime tegaskan pentingnya…

    You Missed

    Pastikan Pasokan Air Bersih Warga di Wilayah Terdampak Bencana Aceh, Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor

    Pastikan Pasokan Air Bersih Warga di Wilayah Terdampak Bencana Aceh, Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor

    Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

    Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

    Pemantauan Emisi Metana Berbasis Drone di Sektor Minyak dan Gas

    Pemantauan Emisi Metana Berbasis Drone di Sektor Minyak dan Gas

    Fenomena Antre di Tempat Makan Viral, Worth It atau Sekadar Ikut Tren?

    Fenomena Antre di Tempat Makan Viral, Worth It atau Sekadar Ikut Tren?

    PTPP Dinobatkan sebagai Best Green Contractor of the Year 2025, Satu-satunya BUMN Konstruksi Peraih Greenship Awards

    PTPP Dinobatkan sebagai Best Green Contractor of the Year 2025, Satu-satunya BUMN Konstruksi Peraih Greenship Awards

    KAI Daop 1 Jakarta Salurkan TJSL Rp1,9 Miliar Sepanjang 2025 untuk Pendidikan hingga Pelestarian Lingkungan

    KAI Daop 1 Jakarta Salurkan TJSL Rp1,9 Miliar Sepanjang 2025 untuk Pendidikan hingga Pelestarian Lingkungan