Jejak Prestasi 2025: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Cyber Security BINUS UNIVERSITY Tembus Black Hat Europe

Tahun 2025 menjadi titik penting dalam perjalanan Program Cyber Security BINUS University di ranah keamanan siber global. Mereka kembali mencatatkan pengalaman berharga melalui keterlibatan dalam Black Hat Europe, konferensi internasional yang menjadi rujukan utama bagi komunitas keamanan siber dunia. Dalam forum ini, kolaborasi dosen dan mahasiswa program Cyber Security dipercaya untuk mempresentasikan karya mereka di sesi Black Hat Arsenal—sebuah pengakuan atas kualitas riset yang inovatif dan relevan dengan tantangan industri global.

Pada kesempatan tersebut, tim BINUS University mempresentasikan karya berjudul “AnonyMask: Automated Masking and Unmasking of Explicit and Implicit Privacy Data.” Tim ini merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa BINUS University yang terdiri dari Vincent Kartamulya Santoso, Cecilia Audrey Herli, Nadya Clarine Purba, dan Yohan Muliono, mencerminkan semangat empowering people through knowledge yang menjadi nilai utama BINUS University dalam pengembangan pendidikan dan riset.

AnonyMask merupakan sebuah privacy-preserving tool yang dirancang untuk mendeteksi, menyamarkan (masking), serta mengembalikan (unmasking) data privasi secara otomatis pada berbagai format dokumen. Inovasi ini memungkinkan organisasi dan institusi untuk tetap memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) maupun Retrieval-Augmented Generation (RAG) tanpa risiko pelanggaran privasi atau kebocoran data sensitif.

Dengan mekanisme one-click anonymization, AnonyMask mampu melakukan anonimisasi data privasi eksplisit maupun implisit sebelum data diproses oleh sistem berbasis AI, kemudian mengembalikannya secara aman melalui fitur smart unmasking. Solusi ini mendukung berbagai format dokumen umum seperti .pdf, .docx, .xlsx, .csv, dan .txt, serta dapat dioperasikan secara offline dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, menjadikannya solusi privasi modern yang fleksibel dan tangguh.

Kesempatan untuk tampil di Black Hat Europe 2025 merupakan pencapaian signifikan, mengingat sesi Arsenal hanya menampilkan karya-karya yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan industri keamanan siber global. Melalui partisipasi ini, BINUS University tidak hanya membawa nama Indonesia ke panggung internasional, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi berbasis riset dari dunia akademik mampu memberikan solusi konkret bagi tantangan industri global.

Yohan Muliono, selaku Head of Cyber Security Programs BINUS University, menyampaikan, “Partisipasi di Black Hat Europe menjadi bukti bahwa riset dan inovasi yang dikembangkan di BINUS University mampu bersaing dan relevan di tingkat global. Ke depan, kami berharap semakin banyak kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa yang menghasilkan solusi keamanan siber berdampak nyata, tidak hanya untuk industri, tetapi juga untuk perlindungan data dan privasi masyarakat luas.”

Pencapaian ini semakin memperkuat komitmen BINUS University dalam mendorong riset kolaboratif yang berorientasi pada solusi, sejalan dengan visi Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation, serta dalam menyiapkan talenta keamanan siber yang siap berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

    Venezuela mungkin tidak lagi menjadi produsen utama, tetapi cadangan minyaknya yang sangat besar tetap membuatnya berpengaruh terhadap sentimen dan harga minyak dunia. Melalui Market Analysis KVB Indonesia dan Broker Trading…

    Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

    Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian, emas sempat mengalami koreksi terbatas pada sesi sebelumnya. XAU/USD…

    You Missed

    Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

    Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

    Why Singapore Is a Preferred Destination for Global Businesses

    Why Singapore Is a Preferred Destination for Global Businesses

    Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

    Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

    VRICreatives Luncurkan Tiga Website Budaya Jepang untuk Kuliner, Pop Culture, dan Musik J-Pop di Indonesia

    VRICreatives Luncurkan Tiga Website Budaya Jepang untuk Kuliner, Pop Culture, dan Musik J-Pop di Indonesia

    MindLink Philippines: Indonesia’s Mental Health Community Reaches a New Region

    MindLink Philippines: Indonesia’s Mental Health Community Reaches a New Region

    Jejak Prestasi 2025: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Cyber Security BINUS UNIVERSITY Tembus Black Hat Europe

    Jejak Prestasi 2025: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Cyber Security BINUS UNIVERSITY Tembus Black Hat Europe