KAI Daop 1 Jakarta Ajak Pelanggan Manfaatkan Face Recognition Gate untuk Boarding

Jakarta, Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus mengajak pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) untuk memanfaatkan fasilitas boarding menggunakan Face Recognition Gate. Layanan ini menghadirkan proses boarding yang lebih cepat dan tidak ribet, karena pelanggan tidak perlu lagi menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas saat memasuki area peron.

Selain memberikan kemudahan dan efisiensi waktu, penggunaan Face Recognition Gate juga mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan tiket kertas, layanan ini turut berkontribusi dalam menekan timbulan sampah serta jejak karbon dari aktivitas perjalanan kereta api.

Sepanjang tahun 2025, minat pelanggan terhadap Face Recognition Gate di wilayah Daop 1 Jakarta terus menunjukkan tren positif. Tercatat sebanyak 3.124.887 pelanggan telah memanfaatkan layanan ini, dengan rincian Stasiun Gambir sebanyak 1.969.395 pelanggan, Stasiun Pasar Senen 926.707 pelanggan, dan Stasiun Bekasi 228.785 pelanggan.

Untuk mendukung kelancaran layanan, KAI Daop 1 Jakarta telah menyediakan Face Recognition Gate di tiga stasiun utama, yakni Stasiun Gambir dengan 4 alur gate, Stasiun Pasar Senen dengan 6 alur gate (3 gate menuju Peron 1 serta 3 gate menuju Peron 3 dan 4), serta Stasiun Bekasi dengan 3 alur gate. Fasilitas ini dirancang untuk memperlancar arus penumpang, khususnya pada jam sibuk dan masa puncak perjalanan.

Agar dapat menggunakan layanan ini, pelanggan KA dapat melakukan pendaftaran Face Recognition secara mandiri melalui aplikasi Access by KAI. Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyediakan pos-pos pendaftaran yang dibantu oleh petugas di Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Bekasi, sehingga pelanggan dapat memperoleh pendampingan langsung dalam proses registrasi.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan Face Recognition Gate karena selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga memiliki tingkat akurasi tinggi serta dapat digunakan di seluruh stasiun kereta api yang telah dilengkapi fasilitas serupa.

“Melalui pengembangan Face Recognition Gate, KAI terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang Semakin Melayani, dengan mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan pelanggan, sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan,” ujar Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Dengan semangat Semakin Melayani, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan transformasi layanan berbasis teknologi guna memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang modern, efisien, dan ramah lingkungan bagi seluruh pelanggan.

Franoto menambahkan bahwa pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melihat ketersediaan tempat duduk secara real time serta melakukan pemesanan dengan lebih mudah.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp KAI 0811-222-33-121, atau memantau media sosial resmi KAI.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    JAKARTA, [Tanggal] – Setelah bertahun-tahun melanglang buana mendampingi ribuan seller di seluruh Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka lewat platform TiktokShop, Jean Raticia kini resmi mengambil langkah berani dengan meluncurkan brand…

    Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?

    Pasar keuangan tidak selalu bergerak secara rasional. Dalam beberapa periode tertentu, harga aset dapat meningkat jauh di atas nilai fundamentalnya dan menciptakan kondisi yang dikenal sebagai market bubble. Fenomena ini…

    You Missed

    Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

    University of Nueva Caceres Breaks Ground on Learning and Innovation Center in Naga City

    University of Nueva Caceres Breaks Ground on Learning and Innovation Center in Naga City

    Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?

    Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?

    Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    Indonesia’s New Import Prohibitions Are Changing How New Businesses Plan Market Entry

    Indonesia’s New Import Prohibitions Are Changing How New Businesses Plan Market Entry

    Malaysian Enterprise AI Platform Glem.ai Wins Talent Innovation Award at ITEC 2025, Showcasing Malaysia’s Growing Strength in Global Innovation

    Malaysian Enterprise AI Platform Glem.ai Wins Talent Innovation Award at ITEC 2025, Showcasing Malaysia’s Growing Strength in Global Innovation