Selenggarakan RUPO, WSBP Bahas Perkembangan Kinerja bersama Pemegang Obligasi

PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada Selasa (02/12) guna membahas strategi pemulihan kinerja WSBP bersama para pemegang obligasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen WSBP terhadap prinsip keterbukaan informasi serta perlindungan kepentingan investor. Melalui RUPO, WSBP menyampaikan perkembangan kinerja pasca restrukturisasi, arah strategi usaha ke depan, serta permohonan waiver atas covenant sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat 6.3 Perjanjian Perwaliamanatan.

“RUPO merupakan forum penting untuk menjaga komunikasi terbuka antara WSBP dan para pemegang obligasi, sekaligus memastikan seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang komprehensif atas kondisi usaha serta langkah-langkah pemulihan kinerja yang tengah dijalankan WSBP,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Dalam RUPO tersebut, para pemegang obligasi secara mayoritas menyetujui agenda pengesampingan pemenuhan kewajiban rasio keuangan, meliputi Current Ratio minimal 1,0x, Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 2,5x, serta Debt Service Coverage (DSC) minimal 100% untuk periode laporan keuangan konsolidasi WSBP yang telah diaudit per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2026.

Dalam pemaparannya kepada para pemegang obligasi, WSBP menjelaskan fokus Perseroan dalam memperkuat pangsa pasar melalui perolehan proyek yang berkualitas, pengembangan produk beton precast dan beton readymix yang inovatif, serta optimalisasi layanan jasa konstruksi di berbagai wilayah operasional. WSBP juga terus mendorong peningkatan efektivitas pemasaran guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis secara selektif dan prudent.

Prioritas WSBP turut dipertegas dalam melakukan pemulihan kinerja operasional dan peningkatan efisiensi pasca restrukturisasi. Upaya tersebut dijalankan melalui rasionalisasi organisasi, digitalisasi proses bisnis, serta asset disposal sebagai bagian dari pembentukan struktur operasional yang lebih ramping, adaptif, dan berdaya saing.

WSBP turut menjelaskan latar belakang pengajuan waiver covenant kepada para pemegang obligasi sebagai langkah korporasi yang diperlukan untuk memberikan ruang optimal bagi pelaksanaan program pemulihan kinerja selama periode 2025–2026. Pengajuan tersebut ditujukan agar Perseroan dapat menjalankan strategi efisiensi operasional, penguatan struktur bisnis, serta seleksi proyek yang prudent hingga kembali mencapai normalisasi kinerja keuangan secara berkelanjutan.

“Komitmen yang dibuat bersama Pemegang Obligasi dalam RUPO ini ditujukan untuk memberikan ruang keberlanjutan usaha agar program pemulihan kinerja Perseroan dapat berjalan secara optimal serta mendukung perlindungan kepentingan jangka panjang seluruh stakeholder,” tegas Fandy.

Dari sisi keuangan, WSBP memaparkan posisi aset dan liabilitas pasca restrukturisasi serta langkah-langkah konsolidasi yang dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas keuangan Perseroan, seperti pengelolaan pencadangan piutang, juga pencatatan Obligasi Wajib Konversi sesuai ketentuan.

Sebagai bagian dari komitmen pemulihan berkelanjutan, WSBP terus memperkuat implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini operasional, menerapkan manajemen risiko yang terukur dan disiplin, serta melakukan seleksi proyek secara ketat dengan mengutamakan skema pendanaan yang sehat dan terjamin. Langkah-langkah ini menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas kinerja Perseroan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang prudent dan berkelanjutan di masa depan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

    Gaji naik tapi tabungan tetap nol? Kenali lifestyle inflation, cara mendeteksinya lebih awal, dan langkah praktis menghentikannya sebelum kebiasaan ini menghabiskan seluruh kenaikan gajimu. Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap…

    Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

    KAI menjaga pelayanan operasional dan pengguna LRT Jabodebek untuk memastikan keselamatan, aman, nyaman, dan lancar seiring adanya peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (27/8). Sebagai…

    You Missed

    Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

    Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

    Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

    Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

    Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

    Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

    UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

    UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

    PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

    PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

    Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

    Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional