KAI Daop 2 Bandung Ajak Pelanggan: “Jangan Lupa Bawa Tumblermu Saat Bepergian dengan Kereta Api!”

Bandung, Jawa Barat — Dalam upaya mendukung gerakan pengurangan sampah plastik serta memberikan layanan yang lebih ramah lingkungan bagi para pelanggan, KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pengguna jasa untuk membawa tumbler pribadi saat melakukan perjalanan dengan kereta api. Para pelanggan kini dapat menikmati fasilitas Drinking Water Station yang tersedia secara gratis di sejumlah stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Image

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan bahwa penyediaan layanan isi ulang air minum ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung program green transportation dan gaya hidup berkelanjutan.

Image

“Dengan membawa tumbler sendiri, pelanggan bukan hanya menghemat biaya pembelian air minum, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Fasilitas Drinking Water Station ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan tambahan bagi para pelanggan,” ujarnya.

Image

Lebih lanjut Kuswardojo menambahkan, di wilayah KAI Daop 2 Bandung, KAI Daop 2 berkolaborasi dengan KAI Commuter Area Bandung menyediakan total 24 unit dispenser Drinking Water Station yang tersebar di 16 stasiun layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal. Fasilitas ini dapat digunakan bebas oleh pelanggan untuk mengisi ulang air minum sebelum perjalanan.

Saat ini, fasilitas Drinking Water Station telah tersedia di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, Padalarang, Gadobangkong, Cimahi, Cimindi, Ciroyom, Cikudapateuh, Gedebage, Rancaekek, Cicalengka, dan Purwakarta. Pelanggan cukup membawa tumbler atau botol minum pribadi untuk dapat mengisi ulang air minum secara mandiri.

KAI Daop 2 Bandung berharap langkah ini dapat semakin mendorong budaya bepergian yang lebih peduli lingkungan. Selain lebih praktis, membawa tumbler saat bepergian juga membantu mengurangi timbulan sampah plastik yang kerap ditemukan di ruang publik, termasuk di lingkungan stasiun.

“Kami terus mengajak pelanggan untuk menjadi bagian dari perubahan. Langkah kecil seperti membawa tumbler dapat memberikan dampak besar jika dilakukan bersama-sama. Mari wujudkan perjalanan yang lebih sehat, hemat, dan ramah lingkungan,” tutup Kuswardojo.

  • Related Posts

    K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

    Menghadirkan semangat baru dalam dunia hiburan dan komunitas, K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Pop Culture Playground, sebuah rangkaian acara yang berlangsung pada 15 April hingga 17 Mei 2026. Menghadirkan…

    Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

    JAKARTA – Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi operasional dari hulu ke hilir yang semakin efektif. Selain itu, kenaikan harga komoditas…

    You Missed

    K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

    K Mall Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Seru Melalui Pop Culture Playground

    Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

    Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

    Ractive Digital Demonstrates Measurable Growth Impact for Brands in Thailand’s Competitive Digital Market

    Ractive Digital Demonstrates Measurable Growth Impact for Brands in Thailand’s Competitive Digital Market

    Ractive Digital Launches Data Driven Marketing Framework to Help Thai Businesses Compete in a Digital First Economy

    Ractive Digital Launches Data Driven Marketing Framework to Help Thai Businesses Compete in a Digital First Economy

    Ractive Digital Expands into Thailand to Support Accelerating Digital Transformation

    Ractive Digital Expands into Thailand to Support Accelerating Digital Transformation

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna