Daop 1 Jakarta Buka Penjualan Tiket Libur Panjang Natal 2025 & Tahun Baru 2026

Jakarta, 19 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) telah melayani penjualan tiket untuk periode libur panjang Peringatan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hari ini, Rabu (19/11), pelanggan sudah dapat membeli tiket untuk periode keberangkatan 19 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

*Sampai dengan hari ini, penjualan tiket untuk periode tersebut telah mencapai 99.655 pelanggan. Adapun volume penumpang tertinggi sementara tercatat pada:*

Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 13.068 pelanggan,
Kamis, 25 Desember 2025 sebanyak 10.184 pelanggan,
Jumat, 19 Desember 2025 sebanyak 9.889 pelanggan.

*Sementara itu, berdasarkan stasiun keberangkatan, jumlah penumpang terbanyak sementara tercatat sebagai berikut:*

Image

Stasiun Pasar Senen: 47.822 pelanggan

Stasiun Gambir: 23.016 pelanggan

Stasiun Bekasi: 13.239 pelanggan

Stasiun Cikarang: 8.705 pelanggan

Stasiun Jatinegara, Cikampek, dan Karawang: total 6.873 pelanggan

*Untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru, Daop 1 Jakarta mengoperasikan rata-rata 69 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) per hari, terdiri dari:*

35 perjalanan KAJJ dari Stasiun Gambir,

34 perjalanan KAJJ dari Stasiun Pasar Senen,

Belum termasuk perjalanan KA tambahan yang akan diinformasikan kemudian setelah penetapan resmi.

Image

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa minat masyarakat untuk melakukan perjalanan pada periode Nataru tahun ini terpantau meningkat sejak masa pembukaan pemesanan.

“Kami mengimbau pelanggan untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan mitra resmi lainnya agar mendapatkan jadwal dan kereta yang sesuai kebutuhan. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan seluruh perjalanan berjalan aman, nyaman, dan selamat,” ujar Ixfan.

KAI Daop 1 Jakarta terus memantau perkembangan penjualan dan kebutuhan penumpang, serta siap melakukan penyesuaian pelayanan untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp KAI 0811-222-33-121, atau memantau media sosial resmi KAI.

Salam,

Ixfan Hendriwintoko

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta

  • Related Posts

    Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

    PT Dupoin Futures Indonesia kembali menggelar kegiatan CFD Activation Dupoin Futures di kawasan Car Free Day (CFD) depan FX Sudirman, Jakarta, pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00 WIB…

    Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    Dunia investasi telah mengalami transformasi besar seiring dengan kemajuan teknologi digital yang mendemokratisasi akses ke pasar finansial global. Salah satu fenomena yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah munculnya…

    You Missed

    Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

    Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

    Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

    Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

    Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

    Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

    OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

    OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

    Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

    Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?