Dari Ide Mahasiswa Hingga Bisnis Nasional: Kisah Perjalanan Sewa Motor YourBestie

Siapa sih yang belum pernah bepergian? Baik liburan di dalam negeri maupun ke luar negeri, kebutuhan akan transportasi selalu muncul. Banyak orang akhirnya memilih menyewa mobil atau motor untuk menunjang mobilitas. Di Indonesia sendiri, sewa motor menjadi opsi favorit karena ukurannya yang praktis, cocok untuk berbagai kondisi jalan, dan harganya yang relatif terjangkau. Tak heran jika bisnis ini tumbuh pesat, terutama di kota-kota besar.

Namun ada satu masalah yang sering dialami banyak orang. Saat berganti kota, proses penyewaan harus diulang dari awal karena setiap penyedia berdiri sendiri dan tidak terintegrasi. Pengguna harus kembali mencari penyedia, mengirim data diri untuk diverifikasi, lalu melakukan booking yang prosedurnya berbeda-beda. Ketidakseragaman inilah yang dilihat oleh YourBestie sebagai peluang besar untuk melakukan perubahan.

YourBestie hadir sebagai platform sewa motor terintegrasi pertama di Indonesia, dan kini telah beroperasi di sembilan kota: Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Padang, dan Bali. CEO YourBestie, Hanvey Xavero, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, layanan ini ditargetkan menjangkau seluruh Indonesia bahkan merambah Asia Tenggara. Tapi sebelum itu, menarik melihat bagaimana perjalanan awal dan potensi perkembangan mereka.

Ihsanul Afwan Bersama Tim YourBestie pada saat acara UI Innovation Day 2022

Perjalanan YourBestie dimulai pada 2022, ketika motor pertama yang disewakan adalah milik Ihsanul Selaku Co-Founder YourBestie yang sedang tidak digunakan karena ia berkuliah di Bangkok, Thailand. Dari satu motor itu, bisnis berkembang perlahan. Mereka sempat memakai motor teman-teman yang pulang kampung saat libur semester, hingga akhirnya kini memiliki 63 unit milik sendiri dan ratusan mitra yang siap menyediakan motor dalam jumlah besar.

Tim Inti YourBestie: (dari kiri): Hanvey Xavero - CEO, Mario Gunawan - CTO, dan Ihsanul Afwan - CMO.

Pada awalnya, operasional YB hanya ditangani satu admin yang merupakan mahasiswa Universitas Indonesia. Namun permintaan terus meningkat, mendorong Hanvey untuk mulai membangun fondasi teknologi yang lebih serius. Lulusan Teknik Komputer UI ini memanfaatkan jejaringnya untuk membentuk tim pengembang dan membangun website yang kini membantu meringankan beban operasional. Menurut Hanvey, mustahil memproses seribu order jika semuanya dilakukan manual lewat WhatsApp seperti sebelumnya. Sekarang YB sudah memiliki empat staf customer service yang didukung sistem kerja yang jauh lebih efisien.

Dengan platform yang semakin matang, YB terus memperluas jangkauan melalui kemitraan dengan penyedia rental motor di berbagai wilayah. Visi mereka jelas: menjadi wadah yang aman, terpercaya, dan mudah digunakan oleh penyewa dan pemilik rental. Pengguna cukup melakukan pendaftaran sekali; setelah terverifikasi, mereka bisa menyewa motor kapan pun dan di kota mana pun di Indonesia, bahkan kelak di Asia Tenggara.

Perjalanan yang inspiratif bukan? Mari terus dukung inovasi anak bangsa yang memberikan dampak nyata seperti ini.

  • Related Posts

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    Jakarta, 24 Maret 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan penguatan signifikan, di mana Bitcoin ($BTC) dan sejumlah aset kripto utama lainnya naik sekitar 5% pada 23 Maret 2026 menyusul pernyataan…

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – PT KAI Daop 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026, namun juga menghadirkan layanan Kereta Api…

    You Missed

    Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management

    Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    Do Markets Actually Change During Ramadan? A Data-Led Reality Check

    Do Markets Actually Change During Ramadan? A Data-Led Reality Check

    Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    Karaoke Manekineko Raya Special: Eat More, Sing Longer

    Karaoke Manekineko Raya Special: Eat More, Sing Longer