BRI Finance Buka Kesempatan Kerja Hingga 500 Orang di Tahun 2026

Jakarta, 5 November 2025 – Sebagai bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi pembiayaan yang inovatif dan kredibel di Tanah Air. Dalam rangka ekspansi bisnis dan transformasi layanan yang lebih luas, BRI Finance menargetkan untuk membuka kesempatan kerja bagi hingga 500 tenaga profesional baru di tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BRI Finance untuk memperluas jangkauan bisnis di seluruh Indonesia sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi generasi muda Indonesia. Di tahap awal, pada pertengahan kuartal I tahun 2025, BRI Finance telah membuka lowongan kerja untuk posisi Relationship Manager (RM) Konsumer dan Relationship Manager (RM) Komersial.

Didirikan pada tahun 1983 dengan nama PT Sari Usaha Leasing melalui kerja sama The Sanwa Bank Limited, Jepang, dan BRI, perusahaan ini telah mengalami berbagai perubahan strategis hingga akhirnya di tahun 2016, seluruh sahamnya diakuisisi oleh BRI dan Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. Sejak saat itu, BRI Finance resmi menjadi anak perusahaan BRI sepenuhnya. Hingga sekarang BRI Finance telah mengoperasikan 27 kantor cabang dan 13 kantor pemasaran yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa rencana rekrutmen besar-besaran ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kapabilitas bisnis dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Sebagai bagian dari BRI Group, kami mendapatkan dukungan penuh untuk mengembangkan bisnis di berbagai daerah. Kami tidak hanya menawarkan pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam industri pembiayaan nasional. Kesejahteraan serta pengembangan insan BRILiaN BRI Finance adalah prioritas kami,” jelas Wahyudi.

Berikut informasi terkait pendaftaran lowongan kerja Relationship Manager (RM) di BRI Finance. Kualifikasi minimal yang harus dimiliki oleh pendaftar:

Pendidikan Min. D3/sederajat dari semua jurusan (lebih diutamakan Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Perbankan). 

Usia maks. 30 Tahun. 

Fresh graduate atau minimal memiliki pengalaman 1 tahun dibidang marketing.  

Berpenampilan menarik dan memiliki komunikasi yang baik. 

Aktif membangun relasi dan menyukai tantangan. 

Memiliki daya analisa yang kuat dan memahami Ms. Office. 

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah unit kerja BRI Finance. 

Berkelakuan Baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Mampu mengendarai kendaraan bermotor (Dengan dibuktikan SIM C/A).

Lowongan terbuka saat ini untuk posisi:

1. Relationship Manager (RM) Konsumer 

Tugas dan Tanggung Jawab Utama : 

Melakukan kegiatan pemasaran untuk pembiayaan kendaraan bermotor (new car/used car/ motorcycle) dan fasilitas dana (refinancing). 

Melakukan survei untuk menganalisis kelayakan/kemampuan/reputasi calon debitur berdasarkan kondisi finansial, bisnis dan aspek 5C. 

Lokasi Penempatan : Seluruh unit kerja BRI Finance Seluruh Indonesia

2. Relationship Manager (RM) Komersial 

Tugas dan Tanggung Jawab Utama : 

 Melakukan kegiatan pemasaran untuk pembiayaan Truck dan Alat Berat. 

Melakukan survei untuk menganalisis kelayakan/kemampuan/reputasi calon debitur berdasarkan kondisi finansial, bisnis dan aspek 5C. 

Lokasi Penempatan : Seluruh unit kerja BRI Finance Seluruh Indonesia 

Lebih lanjut, calon pelamar dapat mengunjungi laman resmi BRI Finance : 

1. Untuk calon pelamar Relationship manager (RM) Konsumer 

https://jobs.talentics.id/bri-finance/relationship-manager?hide=other-opportunities

2. Untuk calon pelamar Relationship manager (RM) Komersial 

https://jobs.talentics.id/bri-finance/relationship-manager-komersial?hide=other-opportunities

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa