Integrasi Moda di Stasiun Dukuh Atas BNI Dorong Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek

Jakarta, 30 September 2025 – Kemudahan berpindah moda transportasi menjadi salah satu alasan utama masyarakat semakin percaya menggunakan angkutan massal. Stasiun Dukuh Atas BNI hadir sebagai simpul integrasi penting yang memudahkan pengguna LRT Jabodebek untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai arah dengan cepat dan nyaman.

Berada di kawasan pusat aktivitas Jakarta, stasiun Dukuh Atas BNI terhubung dengan beragam moda transportasi lain melalui Jembatan Penyebrangan Multiguna Dukuh Atas. Pengguna dapat dengan mudah mengakses Commuter Line di Stasiun Sudirman, Comuuter Line Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun BNI City, serta MRT Jakarta di Stasiun Dukuh Atas BNI. Tak hanya itu, tersedia juga akses menuju TransJakarta, Mikrotrans, serta layanan transportasi online yang mendukung mobilitas hingga ke titik tujuan akhir.

Kelengkapan integrasi ini membuat Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi salah satu stasiun paling diminati pengguna. Sepanjang Januari hingga September 2025, tercatat sebanyak 3.149.679 pengguna tap in dan 2.817.352 pengguna tap out. Dibanding periode yang sama pada 2024, jumlah tersebut meningkat signifikan, yakni 31 persen untuk tap in dan 25 persen untuk tap out.

Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat di Stasiun Dukuh Atas BNI memperlihatkan semakin kuatnya kebutuhan akan transportasi publik yang terintegrasi.

“Stasiun Dukuh Atas BNI tidak hanya menjadi titik transit, tetapi juga cerminan dari masa depan transportasi perkotaan yang mudah diakses, nyaman, dan efisien. Kami percaya dengan akses yang semakin baik antar moda, semakin banyak masyarakat yang akan memilih transportasi umum sebagai bagian dari keseharian mereka,” ujar Purnomosidi.

Dengan fasilitas yang lengkap, lokasi strategis, dan konektivitas yang tinggi, Stasiun Dukuh Atas BNI semakin menegaskan perannya sebagai pusat integrasi transportasi publik di Jakarta. LRT Jabodebek terus berkomitmen dalam mendukung mobilitas berkelanjutan bagi masyarakat.

ImageImage

  • Related Posts

    Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

    Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak politik, atau perubahan kebijakan moneter yang mendadak. Dalam situasi seperti ini, perilaku kolektif investor cenderung…

    Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

    Medan 28 April – Perkembangan sektor ekonomi kreatif yang kian pesat menempatkan generasi muda sebagai penggerak utama inovasi dan kewirausahaan di berbagai daerah. Namun, potensi tersebut menuntut kesiapan sumber daya…

    You Missed

    Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

    Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

    Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

    Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

    NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

    Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

    Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

    54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

    54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

    CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)