Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Mulai Dimanfaatkan Pengguna LRT Jabodebek

Jakarta, 29 September 2025 – LRT Jabodebek terus melengkapi pelayanan untuk mendukung kenyamanan perjalanan pengguna. Salah satunya melalui layanan penitipan barang yang tersedia di Stasiun Halim sejak Juni 2025. Fasilitas ini dirancang untuk membantu pengguna yang membawa barang berukuran besar agar tetap dapat bepergian dengan lebih praktis dan nyaman.

Hingga September 2025, sebanyak 51 pengguna telah memanfaatkan layanan ini. Barang yang dititipkan beragam mulai dari koper, sepeda, tas ransel hingga totebag berukuran besar. Data tersebut menunjukkan bahwa layanan penitipan barang sudah mulai memberikan manfaat nyata bagi pengguna, terutama mereka yang melakukan perjalanan antarmoda.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan apresiasinya atas respons positif masyarakat terhadap fasilitas ini.

“Sejak dihadirkan pada Juli lalu, layanan penitipan barang di Stasiun Halim mulai dimanfaatkan pengguna untuk menunjang mobilitas mereka. Kehadiran fasilitas ini membantu masyarakat yang membawa barang besar agar tetap dapat melakukan perjalanan dengan ringan dan leluasa. KAI melalui LRT Jabodebek akan terus memastikan layanan ini berjalan aman, nyaman, dan bermanfaat,” ujar Purnomosidi.

Layanan penitipan barang tersedia setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB dengan durasi maksimal penitipan 3×24 jam. Barang yang diperbolehkan dibatasi pada barang-barang yang aman, tidak berbahaya, tidak berbau menyengat, dan memiliki berat maksimal 30 kilogram. Pengambilan barang dilakukan dengan menunjukkan tanda terima resmi yang diberikan saat penitipan.

Stasiun Halim dipilih sebagai lokasi layanan penitipan barang karena merupakan simpul antarmoda yang strategis. Stasiun ini terhubung dengan Kereta Cepat Whoosh, layanan Transjakarta, serta bus Damri tujuan Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini membuat banyak pengguna tiba atau berangkat dengan barang bawaan berukuran besar, sehingga layanan penitipan menjadi solusi yang relevan. Sepanjang 2025, Stasiun Halim telah melayani 361.796 pengguna tap in dan 303.939 pengguna tap out.

Dengan kehadiran fasilitas penitipan barang ini, LRT Jabodebek berharap perjalanan pengguna menjadi lebih praktis, sekaligus menjaga kenyamanan bersama dalam menggunakan transportasi publik.

ImageImage

  • Related Posts

    Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali menerima tambahan 16 unit lokomotif baru tipe CC 205 yang diproduksi oleh Progress Rail di Alabama, Amerika Serikat. Lokomotif tersebut…

    Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

    Jakarta, 16 Maret 2026 – Senyum haru dan semangat pulang kampung mewarnai pelepasan peserta Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Group Tahun 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”.…

    You Missed

    Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

    Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

    Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

    Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

    Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp10.000 Selama Libur Panjang 18–24 Maret

    Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp10.000 Selama Libur Panjang 18–24 Maret

    Gayini: where science meets traditional knowledge in restoring former cotton country

    Gayini: where science meets traditional knowledge in restoring former cotton country

    Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

    Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

    BRI Finance Berbagi dalam Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al Abror, Jakarta Selatan

    BRI Finance Berbagi dalam Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al Abror, Jakarta Selatan