Krakatau Steel Memperkuat Pasar Eropa Melalui Catatan Rekor Ekspor 54.247 Ton Cold Rolled Coil (CRC) ke Spanyol

Cilegon, 25 September 2025 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group melalui anak usaha PT Krakatau Baja Industri (KBI), Krakatau Steel kembali menorehkan prestasi dengan melepas ekspor 54.247 ton produk Cold Rolled Coil (CRC) ke Spanyol. Hasil ini merupakan ekspor terbesar untuk produk CRC sepanjang sejarah KS Group berdiri.

Pencapaian ini memperkuat posisi
Krakatau Steel Group sebagai produsen baja nasional yang mampu menembus pasar
internasional dengan produk berkualitas. Hasil ini tidak hanya mencerminkan
konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar, tetapi juga kontribusi
nyata terhadap peningkatan devisa negara.

Menteri Perindustrian Republik
Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Jenderal
Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Setia Diarta,
memberikan apresiasi atas langkah ekspor ini yang dinilai  sejalan dengan visi pemerintah dalam
memperkuat ekonomi nasional. “Ekspor baja ke Eropa
menunjukkan bahwa produk dalam negeri memiliki daya saing tinggi. Pemerintah
akan terus memberikan dukungan agar industri strategis seperti Krakatau Steel
semakin berperan dalam memperkuat perekonomian nasional”, jelasnya.

Kementerian
Perindustrian mengemukakan, industri baja nasional kini memiliki peranan
penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penguatan industri
permesinan, otomotif, galangan kapal, hingga energi. Berdasarkan data World
Steel Association, pada tahun 2024 Indonesia menempati posisi ke-14 dalam
produksi crude steel dunia dengan produksi sebesar 18 juta ton. Jumlah
realisasi produksi ini telah mengalami kenaikan signifikan dalam 5 tahun
terakhir, yaitu mencapai 110% jika dibandingkan produksi 2019 sebesar 8,5 juta
ton.

Sejalan
dengan itu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional,
Kementerian Perdagangan yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Ekspor
Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan RI Deden Muhammad Fajar Shiddiq
mengatakan kegiatan ekspor ini merupakan kegiatan hasil kerja keras industri
manufaktur yang memperlihatkan kemampuan produksi dalam negeri di kancah
internasional

Image

“Keberhasilan ekspor CRC oleh PT KBI bukan hanya
kebanggaan bagi KS Group, tetapi juga menjadi bukti bahwa industri baja
nasional memiliki kapasitas untuk bersaing dan menembus pasar internasional”
ujar Direktur Utama KS Group, Akbar Djohan yang  juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia) serta
Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association). Pernyataan
tersebut makin menegaskan bahwa capaian KBI merupakan bukti nyata daya saing
industri baja Indonesia.

Sementara
itu, Direktur Utama PT KBI, Arief Purnomo, menambahkan bahwa keberhasilan
ekspor ini merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjaga mutu produk dan
layanan. “Sepanjang tahun 2025, KBI telah mencatat total ekspor CRC
sekitar 62.000 ton ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Polandia,
Spanyol, Belgia dan Portugal”, ungkapnya.

Arief
menambahkan, pasar ekspor ke depannya akan menjadi  salah satu kekuatan penjualan bagi KBI. Saat
ini PTKBI sedang gencar bekerja sama dengan para mitra untuk mengakses pasa ekspor
untuk produk CRC di berbagai belahan dunia. Kegiatan ekspor ini merupakan hasil
kolaborasi Krakatau Baja Industri, Krakatau Posco sebagai penyedia bahan baku,
dan Posco Internasional yang melakukan penguatan distribusi pasar
internasional.

Dengan
keberhasilan ekspor ke Spanyol ini, PT Krakatau Baja Industri diharapkan
semakin memperkokoh posisinya sebagai produsen baja berkualitas global
sekaligus mendukung Krakatau Steel Group dalam mewujudkan kemandirian industri
baja Indonesia. Pencapaian ini juga menunjukkan komitmen KBI untuk terus
tumbuh, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian
nasional.

  • Related Posts

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    Jakarta, 24 Maret 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan penguatan signifikan, di mana Bitcoin ($BTC) dan sejumlah aset kripto utama lainnya naik sekitar 5% pada 23 Maret 2026 menyusul pernyataan…

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – PT KAI Daop 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026, namun juga menghadirkan layanan Kereta Api…

    You Missed

    Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management

    Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

    Do Markets Actually Change During Ramadan? A Data-Led Reality Check

    Do Markets Actually Change During Ramadan? A Data-Led Reality Check

    Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    Karaoke Manekineko Raya Special: Eat More, Sing Longer

    Karaoke Manekineko Raya Special: Eat More, Sing Longer