CERARL Wall Panel Luncurkan Katalog Terbaru: Motif, Tekstur, dan Ukuran Baru untuk Desain Interior yang Lebih Fleksibel

AICA Indonesia melalui produk CERARL Fire Retardant Wall Panel meluncurkan katalog terbaru edisi 2025-2026. Diluncurkan pada event Indobuildtech Expo 2025, katalog ini memuat banyak pembaharuan dari produk wall panel berkualitas Jepang yang satu ini.

Tren desain interior terus bergerak dinamis, menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi para desainer, arsitek, dan pemilik hunian untuk menciptakan ruang yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan fungsional. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Aica Indonesia menghadirkan katalog terbaru CERARL Fire Retardant Wall Panel yang tahun ini membawa deretan motif dan tekstur baru, serta tambahan pilihan ukuran panel yang lebih besar untuk memaksimalkan kreativitas dalam desain. 

CERARL dikenal sebagai panel dinding dengan ketahanan api yang telah teruji dengan standar Jepang, memberikan perlindungan ekstra pada hunian maupun bangunan komersial. Namun, keunggulan CERARL tidak hanya terletak pada aspek keamanan, tetapi juga pada pilihan desain yang kaya dan inovatif. Dalam katalog terbarunya, CERARL menghadirkan kombinasi warna, motif, dan tekstur yang mengikuti tren global—mulai dari nuansa kayu natural yang hangat, permukaan tekstur batu yang elegan, hingga motif marmer dengan karakter kuat. 

CERARL Wall Panel cocok untuk dinding wastafel dan dinding area kompor

Pembaruan yang paling menarik adalah hadirnya pilihan ukuran 4 x 8 Feet untuk motif tertentu. Sebelumnya, CERARL hanya tersedia dalam ukuran 3 x 8 Feet, sehingga dengan hadirnya ukuran baru ini, fleksibilitas dalam aplikasi desain menjadi lebih luas. Ukuran panel yang lebih besar memungkinkan pemasangan lebih cepat, minim sambungan, dan memberikan kesan visual yang lebih bersih, terutama untuk ruangan dengan skala besar. 

Kevin Octavius - Sales & Marketing Manager AICA Indonesia

“Kami melihat banyak proyek interior yang membutuhkan ukuran panel lebih besar, baik untuk menciptakan kesan seamless maupun untuk efisiensi waktu pemasangan. Oleh karena itu, katalog terbaru CERARL hadir dengan opsi ukuran 4 x 8 Feet pada beberapa motif pilihan, tanpa mengurangi keunggulan teknis dan estetika yang sudah dikenal sebelumnya,” ujar Kevin Octavius, Sales and Marketing Manager PT Aica Indonesia

Selain ukuran dan motif baru, CERARL tetap mempertahankan kualitasnya sebagai material yang tahan benturan, tahan panas, dan mudah dibersihkan. Keunggulan ini membuatnya ideal digunakan di berbagai jenis ruang—mulai dari hunian pribadi, perkantoran, hingga fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, dan restoran. 

Deretan produk dalam katalog terbaru ini memberikan panduan visual bagi para profesional dan pemilik hunian untuk menggabungkan elemen estetika dan fungsionalitas. Motif kayu dapat dipadukan dengan warna solid untuk menciptakan kesan hangat namun modern, sementara tekstur batu atau motif marmer mampu menghadirkan sentuhan kontemporer yang menonjol. 

“Bagi kami, keamanan dan estetika harus berjalan seiring. Dengan CERARL, kami ingin membantu para desainer menciptakan ruang yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari,” tambah Kevin. 

Peluncuran katalog terbaru CERARL Fire Retardant Wall Panel ini menegaskan komitmen PT Aica Indonesia dalam berinovasi dan memberikan solusi interior yang relevan dengan perkembangan zaman. Produk ini kini tersedia melalui jaringan agen resmi Aica di seluruh Indonesia. 

  • Related Posts

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam.…

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas,…

    You Missed

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

    KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa