Jogging Track di Polder Semarang Tawang Hadirkan Ruang Publik Sehat di Depan Stasiun Semarang Tawang

Jogging track di kawasan Polder Semarang Tawang, tepat di depan Stasiun Semarang Tawang yang kini menjadi salah satu ruang publik sehat dan ikonik di tengah Kota Semarang.

KAI Daop 4 Semarang terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan fasilitas yang tidak hanya mendukung operasional transportasi, tetapi juga memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran jogging track di kawasan Polder Semarang Tawang, tepat di depan Stasiun Semarang Tawang, yang kini menjadi salah satu ruang publik sehat dan ikonik di tengah Kota Semarang.

Polder Semarang Tawang sejak awal dibangun sebagai kolam retensi yang berfungsi menampung air hujan sekaligus mengendalikan banjir rob yang kerap terjadi di kawasan Kota Lama Semarang. Namun seiring dengan penataan kawasan, polder tersebut kini memiliki fungsi ganda sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, maupun menikmati suasana kota. Jogging track yang mengelilingi polder memiliki lintasan sekitar 450 meter per putaran sehingga sangat ideal untuk aktivitas lari ringan, jalan santai, hingga latihan bagi komunitas olahraga.

Image

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bentuk sinergi antara aspek infrastruktur, kesehatan, dan sosial.

“Selain sebagai kolam retensi untuk pengendali banjir, area Polder Semarang Tawang juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk jogging atau sekadar rekreasi. Lokasinya yang strategis tepat di depan Stasiun Tawang membuat masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati pemandangan arsitektur bersejarah di sekitar Kota Lama. Kehadiran fasilitas ini sejalan dengan upaya KAI untuk menghadirkan ruang terbuka yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberi nilai tambah bagi kesehatan dan interaksi sosial,” ujarnya.

Franoto menambahkan kehadiran masyarakat di ruang publik ini sekaligus menambah dinamika kehidupan perkotaan, memperkuat interaksi sosial, dan menghadirkan alternatif destinasi olahraga ringan di tengah padatnya kawasan Kota Lama.

Lebih lanjut, Franoto menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban selama memanfaatkan fasilitas publik ini. Menurutnya, kenyamanan dan keberlanjutan fungsi jogging track hanya bisa tercapai apabila semua pihak terlibat aktif dalam menjaganya.

“Kami berharap Polder Semarang Tawang terus menjadi ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman. Keberadaannya adalah simbol kedekatan KAI dengan masyarakat, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung gaya hidup sehat serta pengembangan kawasan perkotaan yang lebih humanis dan berkelanjutan,” tambahnya.

Image

Kehadiran jogging track di Polder Semarang Tawang juga selaras dengan komitmen KAI untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, menjaga kualitas lingkungan, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dengan memanfaatkan kawasan sekitar stasiun sebagai ruang terbuka, KAI tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kota yang memberi kontribusi pada peningkatan kualitas hidup warganya.

“Ruang publik ini pada akhirnya tidak hanya sekadar jalur lari, melainkan juga simbol keterpaduan antara fungsi infrastruktur, rekreasi, dan pelestarian lingkungan. Kehadiran masyarakat di jogging track Polder Semarang Tawang menunjukkan bahwa stasiun tidak hanya berperan sebagai simpul transportasi, tetapi juga dapat menjadi pusat kehidupan kota yang memadukan mobilitas, sejarah, dan ruang hidup sehat,” tutup Franoto.

  • Related Posts

    PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial

    Jakarta – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 di Gedung BP BUMN, Jakarta, pada Senin (30/6). RUPS dihadiri dan disaksikan oleh…

    Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakan serangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 sebagai tindak lanjut hasil Asesmen Green and Smart…

    You Missed

    MOLD Manila Redefines Confidence with Specialized Sclerotherapy to Erase Varicose Veins

    Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial

    Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    BP Tapera Optimis Capai Target 2026

    PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional