LindungiHutan Ajak Publik Lestarikan Alam di Hari Konservasi Alam Sedunia

Semarang, 28 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Sedunia, LindungiHutan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam melalui aksi nyata. Aksi ini didasari oleh ancaman nyata krisis iklim dan deforestasi yang kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Global Forest Watch, dunia kehilangan lebih dari 10 juta hektare hutan setiap tahun. Di Indonesia, laju deforestasi mencapai lebih dari 100 ribu hektare per tahun, mengancam keanekaragaman hayati dan memperburuk bencana iklim.

Hutan adalah penyangga kehidupan, menyerap karbon, menjaga keseimbangan air, dan melindungi ekosistem. Namun, kerusakan hutan menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca, pemanasan global, banjir, dan kekeringan ekstrem yang kini sudah dirasakan masyarakat.

Konservasi alam bukan hanya tentang menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga melindungi hutan, laut, dan seluruh sumber daya alam agar tetap lestari. Indonesia, sebagai negara megabiodiversitas, memegang peran penting dalam upaya global menjaga bumi dari krisis iklim dan kerusakan lingkungan.

“Kita tidak bisa lagi menunda aksi. Kerusakan hutan dan hilangnya keanekaragaman hayati akan berdampak langsung pada kehidupan manusia. LindungiHutan berkomitmen untuk terus mengajak masyarakat, komunitas, dan mitra korporasi agar terlibat dalam program penghijauan dan konservasi,” ujar Ben, CEO LindungiHutan.

Tanpa konservasi, suhu Bumi akan terus naik. Data IPCC menunjukkan bahwa pemanasan global bisa melampaui 1,5°C dalam waktu dekat jika emisi tidak ditekan. Hutan adalah solusi alami yang paling efektif, dan kita tidak punya waktu untuk menunda.

Sebagai wujud nyata menghadapi krisis iklim akibat deforestasi, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon bersama 600+ mitra di 30 lokasi restorasi ekosistem di seluruh Indonesia. Tahun ini, LindungiHutan mengajak masyarakat untuk mendukung kampanye satu juta pohon melalui A Million Tree LindungiHutan.

LindungiHutan percaya bahwa setiap individu bisa menjadi bagian dari solusi. Mulai dari menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga mendukung proyek konservasi, semua langkah kecil ini akan berdampak besar bagi keberlanjutan Bumi.

  • Related Posts

    Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

    PIK Avenue menghadirkan pengalaman lifestyle yang lebih aktif dan penuh energi melalui “Illuma Field”, sebuah event sports & wellness yang berlangsung pada 6–17 Mei 2026 di Main Atrium PIK Avenue.…

    Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

    Pengajuan pinjaman yang ditolak biasanya dipengaruhi oleh hasil analisis kredit, kelengkapan data, hingga penilaian kemampuan bayar. Dalam layanan keuangan resmi, setiap pengajuan memang perlu melalui proses evaluasi untuk memastikan pinjaman…

    You Missed

    Carziqo expands AID-DR autonomous ride-hailing operations into Wyoming, citing weather and long-corridor testing

    Carziqo expands AID-DR autonomous ride-hailing operations into Wyoming, citing weather and long-corridor testing

    My 120-Day Experiment: Can the Right Omega Fish Oil Actually “Repair” Your Body After 35?

    My 120-Day Experiment: Can the Right Omega Fish Oil Actually “Repair” Your Body After 35?

    Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

    Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

    Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

    Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

    MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    Konsultasi Bisnis: Strategi Efba Consulting dalam Menaikkan Omzet Perusaahan Di 2026

    Konsultasi Bisnis: Strategi Efba Consulting dalam Menaikkan Omzet Perusaahan Di 2026