Volume Penumpang KA Pangrango Capai Lebih dari 790 Ribu Orang di Semester Pertama 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat volume penumpang KA Lokal Pangrango relasi Bogor – Sukabumi mencapai total 791.388 orang sepanjang semester pertama tahun 2025, terhitung dari bulan Januari hingga Juli.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa tren volume penumpang menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan April dan Juni 2025. “Bulan April mencatat angka tertinggi dengan 155.048 penumpang, disusul bulan Juni sebanyak 143.811 penumpang. Kenaikan ini bertepatan dengan momen libur panjang dan masa libur sekolah,” jelas Ixfan.

Suasana penumpang saat menunggu KA Pangrango datang di Stasiun Bogor Paledang

Stasiun Sukabumi (SI) menjadi stasiun keberangkatan dengan volume tertinggi, yakni 391.110 penumpang selama semester pertama, disusul Stasiun Bogor Paledang (BOO) dengan 181.917 penumpang. Adapun stasiun lainnya seperti Cisaat (CSA), Cicurug (CCR), dan Cigombong (CGB) juga mencatat kontribusi penumpang yang konsisten setiap bulan.

Ixfan menambahkan, meningkatnya minat masyarakat menggunakan KA Pangrango tidak lepas dari kenyamanan layanan yang terus ditingkatkan oleh KAI. “Mulai 1 Juli 2025, KA Pangrango telah menggunakan rangkaian kereta ekonomi terbaru yang memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan, serta tetap mempertahankan tarif yang terjangkau,” ungkapnya.

Suasana penumpang saat boarding pada KA Pangrango di Stasiun Bogor Paledang

KAI Daop 1 Jakarta terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perjalanan KA Lokal Pangrango sebagai pilihan transportasi aman, nyaman, dan bebas macet untuk menuju kawasan Bogor dan Sukabumi. Tiket KA Pangrango juga dapat dipesan secara online melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di stasiun.

  • Related Posts

    Drone Tingkatkan Efisiensi Inspeksi ROW di Tengah Tantangan Medan

    Pemantauan Right of Way (ROW) pada jaringan transmisi listrik menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan utilitas kelistrikan. Luasnya bentang jalur, kondisi medan yang beragam, serta kebutuhan akan data yang presisi sering…

    Atasi Keterbatasan Visibilitas, Drone Perkuat Operasi Keamanan dan SAR

    Dalam operasi keamanan, pencarian dan penyelamatan (SAR), serta penanganan kebakaran, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas respons di lapangan. Tantangan seperti keterbatasan visibilitas, luasnya area pemantauan,…

    You Missed

    Drone Tingkatkan Efisiensi Inspeksi ROW di Tengah Tantangan Medan

    Drone Tingkatkan Efisiensi Inspeksi ROW di Tengah Tantangan Medan

    Atasi Keterbatasan Visibilitas, Drone Perkuat Operasi Keamanan dan SAR

    Atasi Keterbatasan Visibilitas, Drone Perkuat Operasi Keamanan dan SAR

    Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA

    Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA

    Ekosistem Baterai Terintegrasi: Strategi Indonesia Perkuat Daya Saing Industri

    Ekosistem Baterai Terintegrasi: Strategi Indonesia Perkuat Daya Saing Industri

    Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng

    Bagian dari PSN, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Perkebunan di Jateng